Kontrak Berjangka S&P 500 Capai Rekor Tertinggi Baru Di Tengah Jeda Perdagangan Pra-NFP

avatar
· 阅读量 186
  • Kontrak berjangka S&P 500 mempertahankan kenaikan tipis mendekati level tertinggi sepanjang masa.
  • Kalender yang sepi di Asia membuat para pedagang menunggu data ketenagakerjaan AS.
  • Stimulus dan vaksin terus mendukung optimisme, dolar AS tetap kuat mendekati puncak dua bulan.

Kontrak berjangka S&P 500 goyah di sekitar 3.870, dalam intraday menguat sebesar 0,14%, selama awal Jumat ini. Dengan demikian, barometer risiko tersebut melampaui rekor tertinggi level 3.869,12 yang dicapai pada hari sebelumnya sekaligus mencatat puncak hari ini 3.871,75.

Selama sesi Asia, RBA mengakui untuk menerima kekhawatiran ekonomi sementara varian covid Inggris mencapai Australia dan Penjualan Ritel turun pada bulan Desember untuk raksasa Pasifik tersebut.

Risiko sebelumnya meningkat setelah pembuat kebijakan AS mempercepat paket bantuan covid sebesar $1,9 triliun dari Presiden Joe Biden sementara berita optimis terkait vaksin virus corona (COVID-19), seperti lebih banyaknya vaksin dan yang lebih kuat, juga mendukung sentimen. Ketika proposal Partai Demokrat untuk melanjutkan paket bantuan yang sangat ditunggu-tunggu itu diloloskan dari DPR untuk mencapai Senat, anggota parlemen Partai Republik, yang menolak tawaran itu, menunjukkan kesiapan untuk membahas masalah tersebut dengan Presiden Biden.

Perlu disebutkan bahwa fundamental yang relatif lebih baik dari AS juga memberikan harapan bagi pasar menjelang angka ketenagakerjaan utama hari ini untuk Januari.

Sebaliknya, kekhawatiran akan volatilitas dan demam ritel level 2.0 membatasi optimisme pasar. Dalam artikel terbarunya, lembaga pemeringkat global Fitch mengatakan, "Lembaga keuangan AS menghadapi "second-order effects" (dampak lajutan) dari volatilitas GameStop." Raksasa pemeringkat itu juga mengisyaratkan lebih banyak pergerakan untuk emas dan perak sambil mengatakan, "peningkatan perdagangan ritel komoditas dapat meningkatkan volatilitas harga, meningkatkan persyaratan margin dari clearinghouse derivatif."

Namun, kurangnya data/peristiwa utama dan umpan berita yang sepi membatasi pergerakan pasar sebelum data Amerika yang diamati secara luas, terutama Nonfarm Payrolls (NFP).











Baca lebih lanjut dari artikel aslinya:

https://www.fxstreet-id.com/ne...

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest