Banyak masyarakat awam di Indonesia yang sangat tertarik untuk memulai investasi berjangka. Tujuannya pun beragam, dari yang ingin mencari alternatif pendapatan ataupun sebagai mata pencarian utama. Hal ini, dikarenakan ketertarikan dari keuntungan yang cukup menggiurkan dan fleksibilitas dari investasi digital yang ditawarkan di masa kini yang bisa di lakukan mana saja.
Namun, tak sedikit pula masyarakat awam yang terjebak oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab hingga menyebabkan kerugian yang tak sedikit. Dikarenakan, minimnya informasi yang diketahui, akibatnya mudah tergiurnya dengan iming-iming profit yang besar dari oknum marketing di perusahaan pialang berjangka. Hal ini, seperti yang disampaikan oleh salah seorang yang berkomentar pada video mengenai Kontak Perkasa Futures.

PT Kontak Perkasa Futures (KPF) adalah perusahaan pialang berjangka yang berdiri sejak tahun 2000. KPF telah tersebar di berbagai kota-kota besar seperti di Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Makassar dan Bali. KPF telah berlisensi resmi BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) dan anggota resmi dari JFX (Jakarta Futures Exchange) dan KBI (Kliring Berjangka Indonesia).
Salah satu akun Youtube dengan nama akun Asrawati Sarah berkomentar bahwa KPF telah menelan korban di kota Makassar dan mempertanyakan kenapa BAPPEBTI tidak membekukan perusahaan tersebut.

“Iya PT Kontak perkasa menelan korban di kota Makassar, kenapa BAPPEBTI tidak membekukan perusahaan itu, terutama marketingnya yang penuh dengan iming-iming”. Tulisnya pada video Youtube dengan judul “Cerita Lengkap Nasabah KPF Cabang Bandung yang Kehilangan Hingga Rp 2,6 Miliar” pada Maret 2022 silam.
Pada video tersebut dengan nama akun Channel Nasabah Pialang menambahkan bahwa marketing yang memberikan iming-iming keuntungan bisa terkena pasal UU PBK dengan sanksi hukuman yaitu penjara selama 8 tahun.
Pada dunia perdagangan berjangka komoditi, dalam hal kasus ini bisa saja ada oknum marketing yang melakukan penipuan yang mengatasnamakan pialang berjangka tersebut. KPF menghimbau pada situs resminya bahwa masyarakat harus lebih berhati-hati terhadap bentuk penipuan yang mengatasnamakan KPF. Masyarakat harus memastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan atas nama KPF sendiri bukan atas nama individu.

Gambar: Diambil dari situs resmi KPF
Demi menghindari hal-hal kejadian yang serupa, sebaiknya Anda periksa terlebih dahulu mencari tahu mengenai perusahaanya, karyawannya, hingga produknya, serta jangan mudah untuk percaya pada iming-iming dengan keuntungan profit yang besar.
Setelah mengetahui modus penipuan yang berindikasi penipuan, lalu bagaimana kita cara yang aman dalam berinvestasi berjangka, berikut tips singkatnya.
-
Pastikan kendali kontrol dana berada tetap di tangan Anda
Kalaupun jika Anda mempercayakan dana Anda kepada orang lain, pastikan Anda mempunyai akses
-
Latihan terlebih dahulu pada akun demo
Pialang berjangka menyediakan fasilitas akun demo dimana para trader baru bisa mencoba terlebih dahulu untuk memahami mekanismenya dalam investasi ini.
-
Mengikuti pelatihan trading
Biasanya trader pemula masih bingung dalam waktu yang tepat untuk melakukan transaksi buy/sell. Oleh karena itu Anda bisa mengikuti pelatihan dari trader sebenarnya yang bukan dari oknum marketing, yang bisa Anda temukan seperti di berbagai komunitas trader.
Ikut akun KabarMe FOLLOWME untuk dapat lebih banyak konten dan update berita pilihan lainnya atau Anda bisa kunjungi topik Trading Resmi untuk mendapatkan tips-tips dalam memilih pialang lokal yang tepat. Jika Anda punya informasi lain mengenai konten ini, silakan berkomentar di bawah ini.
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发