
Dunia kripto di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyiapkan regulasi yang akan menghubungkan aset digital dengan keuangan tradisional. Trader tak lagi hanya menghadapi spekulasi harga, tapi juga peluang nyata: tokenisasi, sistem identitas tunggal, hingga kripto sebagai jaminan pinjaman.
Tokenisasi Aset Nyata
Salah satu gebrakan besar adalah tokenisasi aset nyata. Artinya, investasi kripto bisa dikaitkan langsung dengan:
Dengan mekanisme ini, pasar digital makin dekat dengan ekosistem keuangan tradisional.
Sistem Identitas Tunggal (SID)
OJK juga menyiapkan Sistem Identitas Tunggal (SID) untuk seluruh investor kripto. Setiap investor cukup punya satu identitas resmi yang berlaku di berbagai platform.
Dengan aturan baru ini, trader bisa lebih praktis memantau aset tanpa perlu repot login di banyak platform.
Kripto Sebagai Agunan Pinjaman
Kebijakan lain yang tengah digodok: aset kripto bisa dijadikan jaminan (collateral) untuk pinjaman di lembaga resmi.
Peralihan Pengawasan Resmi
Sejak Agustus 2025, pengawasan aset kripto resmi beralih dari Bappebti ke OJK dan Bank Indonesia.
Dampak Nyata untuk Trader Followme
Bagi komunitas Followme, regulasi ini membuka ruang baru untuk strategi
Artinya, trader bisa tetap konsisten berstrategi tanpa terbebani teknis yang rumit.
Kesempatan Strategis
Transformasi ini menunjukkan bahwa kripto tidak lagi sekadar instrumen spekulasi, tapi bagian dari sistem keuangan yang lebih besar. Trader yang jeli bisa mengubah aset digital menjadi modal nyata, tanpa harus sibuk setiap hari di depan chart.
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。
加载失败()