
Pasangan USD/JPY menguat mendekati level 148,80 pada awal sesi Asia hari Kamis. Dolar AS (USD) menguat mendekati level tertinggi dalam tiga minggu terhadap Yen Jepang (JPY) karena gelombang baru penghindaran risiko di pasar keuangan dan nada hati-hati dari bank sentral AS. Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell bersikap hati-hati terkait pelonggaran lebih lanjut pada hari Selasa, yang mendukung Dolar AS. Powell mengatakan bahwa Fed perlu terus menyeimbangkan risiko inflasi yang tinggi dan melemahnya pasar tenaga kerja dalam keputusan suku bunga mendatang. Ia menambahkan bahwa suku bunga berada dalam posisi yang baik untuk menghadapi kedua ancaman tersebut, menunjukkan bahwa ia tidak melihat urgensi untuk menurunkan suku bunga secara agresif.
Pasar keuangan mengantisipasi pemotongan suku bunga seperempat poin pada dua pertemuan Fed yang tersisa tahun ini dan satu lagi pada kuartal pertama tahun 2026, sejalan dengan panduan Fed setelah pertemuan minggu lalu.Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur Jepang dari S&P Global turun paling cepat dalam enam bulan pada bulan September, yang menyeret JPY melemah. Selain itu, kekhawatiran atas ketidakpastian politik di Jepang menjelang pemilihan ketua Partai Demokrat Liberal (LDP) yang dijadwalkan pada 4 Oktober dapat mendorong Bank of Japan (BoJ) untuk menunda kenaikan suku bunga. Hal ini, pada gilirannya, dapat berkontribusi pada pelemahan JPY.
Para pedagang akan mencermati Risalah Rapat Bank Jepang (BoJ) dan data akhir Produk Domestik Bruto (PDB) AS untuk kuartal kedua (Q2), yang akan dirilis pada hari Kamis. Tanda-tanda pelemahan ekonomi AS dapat melemahkan nilai tukar USD terhadap JPY dalam waktu dekat.
Sumber : fxstreet
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发