
Gubernur Bank of Japan, Kazuo Ueda, menyampaikan dalam rapat panel ekonomi utama Jepang pekan lalu bahwa mempertahankan kebijakan moneter terlalu longgar dalam jangka waktu yang terlalu lama berisiko terhadap pencapaian target inflasi secara stabil, sebagaimana tercantum dalam risalah rapat pada hari Senin. Council on Economic and Fiscal Policy bertemu pada 12 November dalam pertemuan pertama mereka sejak pemerintahan Perdana Menteri Sanae Takaichi menjabat.
Ketika ditanya tentang alasan BoJ menaikkan suku bunga ketika tingkat inflasi acuan masih tertinggal dari target BoJ sebesar 2%, Ueda mengatakan bahwa mencapai target secara berkelanjutan dalam jangka panjang tidak hanya berarti mendorong inflasi naik dari bawah, tetapi juga menghindari overshoot yang berlebihan, menurut risalah rapat. "Dari perspektif ini, mempertahankan kebijakan terlalu longgar dalam jangka waktu yang terlalu lama berisiko," kata Ueda, menurut risalah rapat.(Reuters)
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发