Kepala BoJ Akan Mengadakan Pertemuan Bilateral Pertama Dengan PM Takaichi

avatar
· 阅读量 225
Kepala BoJ Akan Mengadakan Pertemuan Bilateral Pertama Dengan PM Takaichi

     Gubernur Bank of Japan Kazuo Ueda akan mengadakan pertemuan bilateral pertamanya dengan Perdana Menteri baru Sanae Takaichi pada hari Selasa. Pertemuan ini akan menjadi sorotan karena dapat memberikan petunjuk tentang seberapa cepat bank sentral akan melanjutkan siklus kenaikan suku bunganya. Pertemuan ini akan berlangsung setelah yen merosot ke level terendah sembilan bulan yang memicu kekhawatiran dari menteri keuangan Jepang atas pergerakan mata uang yang fluktuatif.

     Meskipun Ueda telah mengisyaratkan kemungkinan kenaikan suku bunga paling cepat bulan depan, Takaichi telah menyuarakan ketidaksenangannya atas gagasan tersebut dan mendesak BoJ untuk bekerja sama dengan upaya pemerintah dalam merefleksikan perekonomian. Pasar bertaruh bahwa perdana menteri yang dovish akan mengeluarkan dana besar dan menekan BoJ untuk memperlambat kenaikan suku bunga telah mendorong investor untuk menjual yen dan obligasi pemerintah Jepang.

     Pertemuan ini akan diadakan pada pukul 15:30 (06:30 GMT), demikian pernyataan Kantor Perdana Menteri pada hari Senin. Meskipun keduanya telah bertemu dalam rapat panel pemerintah minggu lalu, ini akan menjadi pertemuan formal pertama Takaichi dengan Ueda sejak menjabat bulan lalu. Kepala BoJ biasanya mengadakan pertemuan bilateral setelah pelantikan perdana menteri baru. Keduanya juga bertemu sekitar sekali setiap kuartal untuk membahas perkembangan ekonomi dan harga.

     Dikenal sebagai pendukung kebijakan fiskal dan moneter ekspansif, Takaichi telah meminta BoJ untuk berkomunikasi secara erat dengan pemerintah dan berhati-hati dalam menaikkan suku bunga. Pernyataan tersebut telah meningkatkan perhatian pasar terhadap pertemuan mereka, dan apakah Takaichi akan menyetujui rencana BoJ untuk menaikkan biaya pinjaman yang masih rendah.

     Dengan inflasi yang melampaui target 2% selama lebih dari tiga tahun, banyak pelaku pasar memperkirakan BoJ akan menaikkan suku bunga menjadi 0,75% dari 0,5% pada bulan Desember atau Januari. Bulan lalu, Ueda memberikan isyarat yang tidak biasa hawkish tentang kenaikan suku bunga. Namun, penasihat kebijakan Takaichi memperingatkan terhadap kenaikan suku bunga jangka pendek setelah data pada hari Senin menunjukkan ekonomi Jepang berkontraksi pada kuartal ketiga karena konsumsi dan ekspor yang lemah.

     BoJ mengakhiri stimulus besar-besaran selama satu dekade tahun lalu dan menaikkan suku bunga menjadi 0,5% pada bulan Januari. Bank sentral telah mempertahankan suku bunga sejak saat itu untuk mencermati dampak ekonomi dari tarif AS yang lebih tinggi.(Reuters)

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest