
Kilau harga perak di pasar komoditas global semakin terang jelang penutupan tahun ini. Logam mulia industri ini kembali mencatatkan kinerja gemilang sepanjang perdagangan pekan ini (15-19 Desember 2025), memperpanjang tren kenaikan (rally) yang telah berlangsung sejak awal bulan. Aksi beli masif dari para pelaku pasar sukses mengantarkan harga perak menembus level psikologis baru, meninggalkan keraguan pasar akan potensi koreksi di tengah harga yang sudah tergolong tinggi. Mengacu pada data perdagangan spot, harga perak ditutup kokoh di level US$ 67,13 per troy ons pada sesi perdagangan Jumat (19/12/2025).
Angka ini mencatatkan kenaikan mingguan yang signifikan sekitar 5,01% dibandingkan posisi pembukaan pasar pada Senin (15/12/2025) di level US$ 63,92. Pergerakan harga sepanjang minggu ini terbilang sangat solid. Sejak awal pekan, perak langsung dibuka dengan gap kenaikan dan tidak sekalipun menyentuh level di bawah US$ 63,78. Titik terendah mingguan tersebut justru menjadi landasan kuat bagi harga untuk melesat naik tanpa hambatan berarti hingga penutupan pasar.
Kenaikan mingguan sebesar US$ 3,20 per troy ons ini menegaskan bahwa minat pasar terhadap perak belum menunjukkan tanda-tanda jenuh, meskipun harga telah meroket tajam dalam sebulan terakhir. Jika ditarik garis waktu yang lebih panjang, performa perak bulan ini terbilang fenomenal. Berdasarkan data historis sebulan ke belakang, harga perak pada akhir November 2025 (24/11/2025) masih berada di kisaran US$ 51,40. Artinya, dalam kurun waktu kurang dari satu bulan, komoditas ini telah membukukan kenaikan fantastis lebih dari 30%. Lonjakan ini didorong oleh momentum teknikal pasca-penembusan level resisten kunci di US$ 55 dan US$ 60 pada awal Desember lalu. Pasar tampaknya sedang melakukan penyesuaian harga (repricing) secara agresif terhadap nilai wajar perak.
Melihat penutupan harga yang berada persis di titik tertinggi harian (high of the day) pada Jumat kemarin, sinyal teknikal untuk pekan depan masih cenderung positif (bullish). Level US$ 68,00 hingga US$ 70,00 kini menjadi target resisten psikologis berikutnya yang dibidik oleh pasar. Jika momentum pembelian tetap terjaga di awal pekan depan, bukan tidak mungkin level US$ 70 akan diuji sebelum pergantian tahun. Kendati demikian, investor harus tetap waspada. Indikator di time frame yang lebih singkat, kondisi jangka pendek mulai menunjukkan sinyal jenuh beli (overbought), yang secara historis sering diikuti oleh aksi profit taking sesaat. Area US$ 65,40 dan US$ 63,80 diproyeksikan akan menjadi level pertahanan (support) krusial. Selama harga mampu bertahan di atas area tersebut, tren kenaikan jangka panjang perak dinilai masih sangat aman.
Sumber : fxstreet.com
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发