
Banyak trader pemula terjebak dengan angka "1.00" di kolom volume MetaTrader. Padahal, 1 lot trading forex itu ibarat mengendarai bus besar; kalau Anda tidak tahu cara mengeremnya, akun Anda bisa langsung terjun bebas ke jurang Margin Call. Di pasar forex, lot bukan sekadar angka, melainkan besaran kontrak yang menentukan hidup-mati ekuitas Anda.
Jika Anda serius ingin trading dengan volume besar, Anda wajib paham apa yang terjadi di balik layar saat tombol buy atau sell itu ditekan.
Realita di Balik 1 Lot: Berapa Modal yang Anda Butuhkan?
Dalam kontrak standar, 1 lot itu setara dengan 100.000 unit mata uang. Jika Anda main di pair mayor seperti EUR/USD, artinya setiap pergerakan satu pip bernilai sekitar $10.
Mari kita pakai logika sederhana:
- Punya modal $1.000? Pakai 1 lot artinya Anda cuma punya napas 100 pip sebelum saldo jadi nol. Itu pun kalau broker tidak menutup posisi Anda lebih awal karena stop out.
- Market sedang news? Pergerakan 50 pip bisa terjadi dalam hitungan detik. Artinya, uang Rp 7-8 juta bisa hilang sekejap mata hanya karena salah ukur lot.
Idealnya, untuk bisa bernapas lega saat menggunakan 1 lot trading forex, seorang trader minimal harus memiliki saldo di atas $10.000. Ini bukan soal berani atau tidak, tapi soal ketahanan margin (Margin Level).
Tabel Simulasi Risiko Lot Standar
| Parameter | Detail Kontrak | Dampak Psikologis |
| Volume | 1.00 Standard Lot | Sangat Tinggi |
| Nilai per Pip | ± $10.00 (Rp 150rb-an) | Berdebar |
| Ketahanan Modal | Perlu Saldo Besar | Wajib Ketat |
| Tipe Trader | Swing/Intraday Pro | Disiplin Tinggi |
Tips Aman Mengelola Volume 1 Lot
Saya sering memperhatikan diskusi di Followme.com bahwa kunci utama trader yang bertahan lama bukan terletak pada seberapa jago mereka menebak arah harga, tapi seberapa disiplin mereka menjaga lot. Jangan sampai "over-lot" menghancurkan rencana trading yang sudah Anda bangun berbulan-bulan.
Berikut beberapa langkah taktis bagi Anda yang ingin mulai scale-up ke 1 lot:
1. Hitung Jarak Stop Loss (SL)
Sebelum entry, pastikan risiko per trade tidak lebih dari 1-2% saldo. Kalau SL Anda 30 pip, berarti Anda harus siap kehilangan $300. Kalau saldo Anda tidak sanggup, jangan paksa pakai 1 lot.
Sebelum entry, pastikan risiko per trade tidak lebih dari 1-2% saldo. Kalau SL Anda 30 pip, berarti Anda harus siap kehilangan $300. Kalau saldo Anda tidak sanggup, jangan paksa pakai 1 lot.
2. Pilih Pair yang "Tenang"
Jangan gunakan 1 lot di pair dengan volatilitas gila seperti XAU/USD (Emas) atau GBP/JPY jika mental belum baja. Mulailah di pair stabil seperti EUR/USD atau AUD/USD.
Jangan gunakan 1 lot di pair dengan volatilitas gila seperti XAU/USD (Emas) atau GBP/JPY jika mental belum baja. Mulailah di pair stabil seperti EUR/USD atau AUD/USD.
3. Gunakan Scaling-In
Daripada langsung hajar 1.00 lot di satu harga, cobalah bagi menjadi 0.20 lot sebanyak lima kali. Ini jauh lebih aman untuk mendapatkan harga rata-rata yang bagus.
Daripada langsung hajar 1.00 lot di satu harga, cobalah bagi menjadi 0.20 lot sebanyak lima kali. Ini jauh lebih aman untuk mendapatkan harga rata-rata yang bagus.
Kesimpulan: 1 Lot Itu Pilihan, Bukan Keharusan
Jangan terpancing pameran profit di media sosial yang menunjukkan angka ribuan dollar dengan 1 lot trading forex. Ingat, di balik profit besar, ada risiko yang sama besarnya. Fokuslah pada persentase pertumbuhan akun, bukan pada besarnya lot yang Anda gunakan. Trading yang sehat adalah trading yang membuat Anda bisa tidur nyenyak di malam hari tanpa kepikiran floating minus.
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。
喜欢的话,赞赏支持一下

暂无评论,立马抢沙发