Tekanan Wall Street Menular, Bursa Asia Dibuka Melemah

avatar
· 阅读量 47

Tekanan Wall Street Menular, Bursa Asia Dibuka Melemah

Mayoritas pasar saham Asia-Pasifik dibuka di zona merah pada perdagangan Selasa pagi (30/12). Pelemahan ini mengikuti tekanan yang masih terjadi di Wall Street, khususnya pada saham-saham teknologi, di tengah kekhawatiran pasar terhadap potensi gelembung sektor kecerdasan buatan (AI).


Tekanan di AS muncul setelah saham Nvidia turun lebih dari 1% pada perdagangan Senin waktu setempat, memangkas sebagian penguatan yang sempat terjadi pekan lalu. Sejumlah saham teknologi besar lain seperti Palantir, Meta Platforms, dan Oracle juga ikut terkoreksi, memicu sentimen negatif yang menyebar ke pasar Asia.


Di kawasan regional, pergerakan bursa terlihat tidak seragam. Australia menjadi pengecualian dengan indeks S&P/ASX 200 yang dibuka menguat tipis. Namun kondisi berbeda terjadi di Jepang, di mana Nikkei 225 dan Topix sama-sama bergerak turun.


Tekanan di pasar Jepang diperberat oleh penurunan saham SoftBank Group yang terkoreksi lebih dari 2%. Pelemahan ini terjadi setelah SoftBank mengumumkan akuisisi perusahaan investasi pusat data DigitalBridge senilai US$4 miliar, sebagai bagian dari ekspansi agresif di sektor AI. Meski begitu, saham DigitalBridge justru melonjak tajam setelah pengumuman tersebut.


Pasar Korea Selatan juga ikut melemah, dengan indeks Kospi dan Kosdaq sama-sama bergerak di zona merah. Sementara itu, kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong mengindikasikan pembukaan yang cenderung melemah.

Di luar faktor pasar, pelaku usaha juga mencermati perkembangan geopolitik setelah China mengumumkan latihan militer baru di sekitar Taiwan, yang menambah kehati-hatian investor mengingat posisi China sebagai ekonomi terbesar kedua dunia.


Sementara itu di Amerika Serikat, kontrak berjangka indeks saham bergerak relatif datar pada awal perdagangan Asia. Pada sesi sebelumnya, S&P 500, Nasdaq, dan Dow Jones ditutup melemah.

Ke depan, perhatian pasar global tertuju pada rilis data harga rumah di AS serta risalah rapat kebijakan moneter Federal Reserve bulan Desember, yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan pasar menjelang pergantian tahun.

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest