
Siapa yang tidak kenal Trading 212? Broker asal Inggris yang berdiri sejak 2004 ini sempat menjadi aplikasi trading paling banyak diunduh di UK. Dengan lisensi bergengsi dari FCA (Inggris), ASIC (Australia), dan CySEC (Siprus), mereka mengelola aset lebih dari £25 miliar. Namun, nama besar ternyata bukan jaminan aplikasi mereka bakal selalu dicintai user.
Januari 2026 menjadi saksi sejarah bagaimana “pemberontakan” digital para trader berhasil memaksa broker raksasa ini bertekuk lutut dan membatalkan desain ulang aplikasi mereka secara total.
“Seperti Sengaja Bikin User Marah”

Hanya dalam waktu 10 hari sejak peluncuran desain baru, manajemen Trading 212 terpaksa mengambil langkah memalukan: membatalkan total desain ulang tersebut. Gelombang protes di forum komunitas dan Reddit memaksa mereka berjanji mengembalikan tampilan lama pada Januari 2026.
Salah satu komentar paling keras datang dari user NakamuraRTS di forum resmi pada 16 Desember 2025:
“Aplikasi ini jadi terasa tidak serius. Siapa yang membuat grafik tanpa angka sumbu Y? Orang-orang mengelola tabungan hidup mereka di sini. Berbuatlah lebih baik.”
3 Dosa Besar Desain Baru yang Bikin Trader Gerah
Banyak trader merasa pembaruan ini justru menghambat eksekusi. Inilah titik krusial yang dianggap merugikan:
Grafik “Buta”
Menghilangkan angka pada sumbu grafik membuat trader mustahil memantau harga presisi secara instan.
Navigasi Ribet
Fitur Pies (investasi otomatis) disembunyikan di balik menu tarik-turun, menambah klik yang tidak perlu.
Wasted Space
Desain gelembung (bubble) memakan terlalu banyak ruang layar, sehingga data real-time yang terlihat jadi sangat minim.
Strategi “Modern” vs Kebutuhan “List View”

Manajemen Trading 212 sempat berdalih bahwa desain ini lebih “modern”. Namun, trader senior seperti mirstanov curiga ada motif lain.
“T212 sepertinya mencoba mengurangi trader aktif dan lebih mendorong user tipe penabung (ETF/Pies) yang lebih murah biaya operasionalnya bagi mereka.”
Apapun alasannya, tekanan pasar terlalu kuat. Pada 24 Desember 2025, perwakilan Trading 212, KrisG, resmi mengumumkan:
“Kami akan mengembalikan layout lama pada update Januari 2026.”
Usul User: “Lakukan Beta Test Sebelum Rilis Publik!”
Keresahan pengguna sebenarnya bisa dimitigasi jika broker mau mendengar masukan komunitas sejak awal. Banyak user menyarankan sistem pengujian yang lebih terbuka agar kesalahan desain yang memalukan ini tidak terulang di masa depan.
“Lakukan perubahan terlebih dahulu pada cabang beta dengan partisipasi terbatas dan kumpulkan umpan balik, lakukan perbaikan yang diperlukan sebelum meluncurkannya ke semua orang,” saran pengguna cosmic90 pada 17 Desember 2025.
Standar Aplikasi Idaman: Mengapa UX Adalah “Senjata” Trader?
Kasus ini menjadi pelajaran mahal bagi industri fintech bahwa aplikasi trading ideal bukan soal estetik, melainkan fungsionalitas.
Visibilitas Data
Informasi portofolio harus bisa dibaca dalam satu kedipan mata (at-a-glance).
Kecepatan Eksekusi
Tombol beli dan jual tidak boleh tersembunyi di balik desain yang rumit.
Stabilitas Psikologis
Perubahan mendadak pada tata letak alat kerja bisa memicu kesalahan input (fat-finger error).
Analisis FAQ: Hal yang Perlu Kamu Tahu Sekarang
Kenapa Trading 212 akhirnya menyerah dan membatalkan UI baru?
Apa yang paling hilang dari update Desember 2025 tersebut?
Apakah masalah ini berdampak pada eksekusi dana?
Kapan tampilan lama akan benar-benar kembali?
Apakah Trading 212 masih direkomendasikan?
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发