IDR
Update USD & IDR
Update Pasar & Insight Trading — Followme

NFP AS Lemah, Momentum Pasar Kerja Makin Kehilangan Tenaga
Laporan Non-Farm Payroll (NFP) AS Desember 2025 menunjukkan penambahan hanya +50 ribu pekerjaan, lebih rendah dari ekspektasi pasar (+60 ribu). Tekanan semakin kuat setelah revisi besar-besaran ke bawah pada data sebelumnya:
• November direvisi dari +64 ribu → +56 ribu
• Oktober direvisi dari -105 ribu → -173 ribu, revisi negatif terdalam hampir 5 tahun
Meski demikian, tingkat pengangguran turun ke 4,4%, lebih baik dari ekspektasi 4,5%. Ini mencerminkan kondisi pasar tenaga kerja AS yang melambat tetapi belum runtuh, dengan pola low-hire, low-fire.
➡️ Implikasi pasar global:
• Ekspektasi The Fed menahan suku bunga di pertemuan Januari menguat
• Dolar AS cenderung fluktuatif, sensitif terhadap data lanjutan
• Aset safe haven seperti emas tetap diminati
Rupiah Semakin Melemah, BI Perkuat Intervensi
Nilai tukar USD/IDR melemah di sekitar 16.860 (harga per Rabu 14 Jan 2025), mendekati level terlemahnya sejak April 2025. Bank Indonesia (BI) menegaskan akan terus melakukan intervensi aktif di pasar:
• Spot
• DNDF
• Pasar obligasi
• Offshore NDF (Asia, Eropa, AS)
BI menilai pelemahan rupiah masih sejalan dengan regional peers, yang dipicu oleh:
• Ketegangan geopolitik global
• Kekhawatiran independensi bank sentral global
• Tekanan dari sisi fiskal domestik
Defisit APBN 2025 tercatat 2,92% PDB, mendekati batas maksimum regulasi 3%, memperkuat kehati-hatian investor terhadap aset rupiah.
➡️ Implikasi untuk trader USDIDR:
• Bias masih bullish USDIDR selama tekanan global & fiskal bertahan
• Intervensi BI berpotensi menahan volatilitas ekstrem, bukan membalik tren
APBN & Proyeksi Ekonomi: Pertumbuhan Tetap Solid, Tapi Di Bawah Target
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mencatat:
• Pendapatan negara turun -3,3% YoY (setara 92% target APBN 2025)
• Belanja negara naik 2,7% YoY (setara 95% Target APBN 2025), didorong realisasi program pemerintah seperti Makanan Bergizi Gratis/MBG
Untuk 2026, APBN menargetkan:
Untuk 2026, APBN menargetkan:
• Pendapatan negara naik +14% YoY
• Belanja negara naik +11% YoY
• Defisit anggaran 2,68% terhadap PDB
Namun, Menteri Keuangan memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2025 hanya 5,12% YoY, di bawah target APBN 5,2%.
➡️ Implikasi pasar domestik:
• Stimulus fiskal masih menopang pertumbuhan
• Ruang kebijakan semakin sempit jika tekanan global meningkat
IHSG Cetak All-Time High, Didukung Lonjakan Harga Komoditas
Di tengah tekanan rupiah, IHSG justru mencetak rekor level tertinggi di 9.002, didukung reli kuat komoditas:
• Emas mencetak ATH di US$4.599/oz
•Tembaga ATH di US$13.380/ton
•Nikel melonjak intraday +10,5%, kenaikan harian terbesar selama >3 tahun
➡️ Implikasi untuk trader saham Indonesia:
• Sektor tambang & material dasar tetap menjadi motor IHSG
➡️ Implikasi untuk trader saham Indonesia:
• Sektor tambang & material dasar tetap menjadi motor IHSG
• IHSG kuat, namun rawan volatilitas jangka pendek jika rupiah melemah tajam atau data global mengecewakan
Ringkasan
• AS: Data tenaga kerja melemah → Fed cenderung wait-and-see
• Forex: USDIDR masih rentan, BI fokus stabilisasi
• Komoditas: Emas & logam industri tetap bullish
• Saham Indonesia: IHSG kuat, dipimpin komoditas, tapi perlu disiplin risk management
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。
喜欢的话,赞赏支持一下

暂无评论,立马抢沙发