Yen Jatuh ke Level Terlemah 18 Bulan vs Dolar AS dan Prospek USDJPY Naik ke 161.000!
Tokyo, Jakarta — Pasar valuta asing (forex) tengah mencatat pergerakan signifikan dimana Japanese Yen (JPY) baru saja melemah ke level terendah dalam 18 bulan terhadap U.S. Dollar (USD), mencerminkan tekanan kuat pada mata uang Negeri Sakura. Pada sesi perdagangan terbaru, pair USDJPY menyentuh area sekitar 158.9 per USD, posisi terlemah sejak pertengahan tahun 2024 yang mencerminkan pelarian modal dari yen menuju dolar AS yang relatif lebih kuat. Penurunan ini terjadi karena investor semakin agresif menilai kemungkinan kebijakan fiskal Jepang yang lebih ekspansif serta perbedaan suku bunga yang tetap luas antara Federal Reserve dan Bank of Japan.
Melemahnya yen sebagian besar dipicu oleh spekulasi pasar bahwa pemerintah Jepang akan memperluas stimulus fiskal demi pertumbuhan ekonomi dan menunda penguatan moneter yang berarti Bank of Japan belum akan menaikkan suku bunga secara agresif. Langkah ini mendukung imbal hasil obligasi AS tetap lebih menarik dibandingkan Jepang, sehingga menarik lebih banyak pembelian USDJPY oleh pelaku pasar. Potensi pembubaran parlemen Jepang dan pemilu dini juga memperkuat taruhan pasar bahwa kebijakan fiskal akan lebih lunak, mendorong yen lebih lemah lagi.
Potensi USDJPY Menuju 161.000
Sentimen saat ini membuka peluang teknikal bagi USDJPY untuk lanjut naik bahkan mencapai level 161.000, terutama jika tren pelemahan yen berlanjut serta yield obligasi AS tetap kuat. Perbedaan suku bunga yang besar antara AS dan Jepang bisa menjadi magnet bagi aliran modal ke dolar AS, memperkuat tekanan jual pada yen dan mendorong harga USDJPY ke resistensi psikologis berikutnya di 161.000. Selain itu, jika data ekonomi AS terus menunjukkan stabilitas dan prospek inflasi tetap terkendali, ekspektasi suku bunga Fed yang kuat bisa memberi dorongan lebih lanjut bagi dolar.
Namun, trader harus tetap mencermati kemungkinan intervensi mata uang oleh pemerintah Jepang jika yen melemah secara berlebihan atau terlalu cepat. Pernyataan dari pejabat keuangan Jepang menunjukkan bahwa mereka siap campur tangan untuk menahan volatilitas ekstrem di pasar forex yang tiba-tiba.
Rekomendasi Trading USDJPY (Entry, Stop Loss, Take Profit)
Melihat sentimen pasar forex saat ini dan potensi teknikal pada pair USDJPY, berikut rekomendasi trading yang bisa dipertimbangkan:
Strategi ini cocok bagi trader forex yang ingin mengambil posisi bullish (buy) USDJPY dalam kerangka trading jangka menengah.
- Entry (Masuk Posisi): Buy di area 158.600–158.800
- Stop Loss (SL): Pasang SL di bawah 157.800, sebagai level mitigasi risiko jika terjadi pembalikan tajam akibat intervensi atau berita negatif mendadak.
- Take Profit (TP): Target awal di 160.500 dan target lanjutan di 161.000 jika momentum tetap kuat.
Pendekatan ini mempertimbangkan volatilitas saat ini dan level-level teknikal psikologis yang sering diperhatikan trader forex global. Penting juga untuk memantau berita fundamental seperti data inflasi AS, keputusan kebijakan moneter Fed dan BOJ, serta pernyataan pejabat pemerintah Jepang yang dapat memicu reaksi pasar.
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发