
Proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) untuk calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) akan segera dimulai. Komisi XI DPR RI menjadwalkan tahapan ini berlangsung mulai Jumat, 23 Januari 2026, dan ditargetkan rampung pada Senin, 26 Januari 2026.
Tiga nama yang akan menjalani proses tersebut adalah Thomas Djiwandono, Solikin M. Juhro, dan Dicky Kartikoyono. Ketiganya merupakan kandidat yang diusulkan pemerintah untuk mengisi posisi strategis di jajaran pimpinan bank sentral.
Ketua Komisi XI DPR RI, Misbakhun, menjelaskan bahwa pelaksanaan fit and proper test dibagi dalam dua hari karena keterbatasan waktu sidang pada hari Jumat. Oleh karena itu, hanya satu kandidat yang dijadwalkan menjalani uji kelayakan pada hari pertama.
“Untuk hari Jumat, yang menjalani fit and proper test adalah Bapak Solikin M. Juhro, mulai pukul 09.00 hingga 10.00 WIB. Karena hari Jumat waktunya lebih singkat, maka dua kandidat lainnya dijadwalkan pada hari Senin,” ujar Misbakhun di Gedung AA Maramis, Rabu (21/1).
Pada Senin, 26 Januari 2026, giliran Dicky Kartikoyono dan Thomas Djiwandono yang mengikuti uji kelayakan. Dicky dijadwalkan menjalani sesi lebih dahulu pada pukul 15.00 WIB, kemudian dilanjutkan oleh Thomas Djiwandono pada pukul 16.00 WIB.
Setiap kandidat akan menjalani proses uji kelayakan selama kurang lebih satu jam. Dalam sesi tersebut, para calon Deputi Gubernur BI akan memaparkan visi dan misi, dilanjutkan dengan tanya jawab bersama anggota Komisi XI, serta pendalaman atas jawaban yang disampaikan.
“Kurang lebih waktunya sekitar satu jam. Sekitar 25 menit untuk pemaparan visi dan misi, 15 menit tanya jawab, dan 20 menit terakhir untuk pendalaman jawaban,” jelas Misbakhun.
Komisi XI menargetkan seluruh rangkaian fit and proper test selesai pada hari yang sama, yakni Senin. Setelah itu, DPR akan langsung menggelar rapat internal Komisi XI untuk mengambil keputusan terkait calon yang dinilai paling layak.
Hasil rapat tersebut selanjutnya akan dilaporkan dalam sidang paripurna DPR RI yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 27 Januari 2026.
Misbakhun juga memastikan bahwa seluruh calon Deputi Gubernur BI telah memenuhi persyaratan administratif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk kelengkapan dokumen dan aspek pengunduran diri dari jabatan sebelumnya jika diperlukan.
“Semua persyaratan sudah kami cek dan dinyatakan lengkap. Tidak ada masalah dari sisi administrasi,” tegasnya.
Proses fit and proper test ini menjadi sorotan karena posisi Deputi Gubernur BI dinilai sangat strategis, terutama di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah dan dinamika ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian. Hasil uji kelayakan ini diharapkan dapat menghasilkan sosok pimpinan BI yang kredibel, independen, dan mampu menjaga stabilitas moneter ke depan.
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发