Rupiah Menguat ke Rp16.728, Dolar AS Tertekan di Tengah Aksi Jual Global

avatar
· 阅读量 47

Rupiah Menguat ke Rp16.728, Dolar AS Tertekan di Tengah Aksi Jual Global

Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada perdagangan Rabu pagi (28/1), berada di level Rp16.728 per dolar AS. Posisi ini mencerminkan penguatan sekitar 40 poin atau 0,24 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya, seiring dengan melemahnya dolar Amerika Serikat di pasar global.

Penguatan rupiah terjadi di tengah tekanan yang cukup dalam terhadap dolar AS, yang terus dibayangi sentimen negatif akibat aksi jual aset-aset berbasis Amerika atau sell America trade yang masih berlanjut. Kondisi ini memberi ruang bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, untuk bergerak lebih stabil.

Pergerakan mata uang di kawasan Asia terpantau bervariasi. Yen Jepang melemah cukup dalam sebesar 0,46 persen, sementara baht Thailand menguat tipis 0,02 persen. Yuan China juga mencatat penguatan 0,08 persen, diikuti peso Filipina yang naik 0,33 persen dan won Korea Selatan yang menguat 0,35 persen. Di sisi lain, dolar Singapura melemah tipis 0,02 persen, sedangkan dolar Hong Kong menguat 0,01 persen pada awal perdagangan.

Sementara itu, mata uang utama negara maju justru bergerak serempak di zona merah. Euro Eropa tercatat melemah 0,36 persen, poundsterling Inggris turun 0,34 persen, dan franc Swiss terkoreksi cukup dalam sebesar 0,56 persen. Tekanan serupa juga dialami dolar Australia yang melemah 0,36 persen serta dolar Kanada yang turun 0,27 persen.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai penguatan rupiah saat ini terutama ditopang oleh pelemahan dolar AS yang sangat signifikan.

“Rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar AS yang kembali melemah cukup tajam. Indeks dolar AS bahkan sudah menyentuh level terendah dalam hampir empat tahun, di tengah berlanjutnya aksi jual terhadap aset Amerika,” ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com.

Meski demikian, Lukman mengingatkan bahwa pergerakan rupiah ke depan masih akan dipengaruhi dinamika global, termasuk arah kebijakan moneter AS dan sentimen risiko di pasar keuangan internasional. Untuk perdagangan hari ini, ia memperkirakan rupiah akan bergerak dalam kisaran Rp16.650 hingga Rp16.800 per dolar AS.

Dengan tekanan terhadap dolar AS yang belum mereda, rupiah masih berpeluang mempertahankan penguatannya. Namun, volatilitas tetap perlu diwaspadai mengingat pasar global masih sensitif terhadap perkembangan ekonomi dan kebijakan bank sentral utama dunia.

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest