Dinamika Forex & Komoditas: Apa yang Perlu Trader Cermati Pekan Ini?

avatar
· 阅读量 1,679
Forex

Forex & Komoditas Minggu Ini

Update Pasar & Insight Trading — Followme
Pasar global sedang berada di fase “menunggu kepastian”. Dari EUR/USD yang bergerak datar, emas yang berkutat di area psikologis penting, hingga perak yang masih volatil setelah reli ekstrem, semuanya dipengaruhi oleh satu faktor utama: ekspektasi suku bunga dan data ekonomi AS.
Bagi trader, ini adalah momen krusial untuk memahami konteks fundamental sebelum mengambil posisi.

EUR/USD: Tenang Sebelum Badai Data AS?
EUR/USD bergerak disekitar 1.1900, cenderung sideways di sesi Asia. Alasan utamanya jelas: pasar menunggu data Nonfarm Payrolls (NFP) dan inflasi AS.

Apa yang Mendorong EUR/USD?
  • Data Retail Sales AS melemah → meningkatkan ekspektasi The Fed akan memangkas suku bunga.
  • ECB relatif stabil → setelah mengakhiri siklus pemangkasan, tekanan untuk melonggarkan kebijakan makin kecil.
  • Isu independensi The Fed → komentar politik terkait calon Ketua The Fed membuat dolar tertekan.
👉 Artinya: diferensial suku bunga Fed vs ECB menjadi kunci utama arah EUR/USD.
 
Implikasi untuk Trader
  • Bias jangka pendek: cenderung bullish selama USD tertekan
  • Namun: hindari entry agresif sebelum NFP
  • Pullback bisa jadi peluang, tapi manajemen risiko wajib ketat

USD/IDR: Rebound ke 16.768 Pasar Wait and See Data NFP

Rupiah berada di Rp16.768 per dolar AS pada Rabu pagi, menguat 43 poin (+0,26%). Penguatan ini didorong oleh:
  • Data penjualan ritel AS yang lebih lemah dari ekspektasi
  • Dollar Index yang turun
  • Ekspektasi pelonggaran lanjutan The Fed
Namun analis memperkirakan penguatan rupiah terbatas, karena investor masih wait and see menjelang NFP. Pergerakan hari ini diproyeksikan dalam rentang Rp16.750 - Rp16.850.
 
Tekanan Domestik Masih Ada
  • Penjualan ritel domestik Desember mencatat pertumbuhan terlemah dalam 4 bulan → sinyal permintaan konsumen melemah
  • Ekspektasi pelonggaran lanjutan BI setelah total 150bps pemangkasan sejak Sept 2024
  • Sorotan tata kelola BI setelah Thomas Djiwandono dilantik sebagai deputi gubernur → memicu perhatian terhadap kredibilitas kebijakan & stabilitas valas
👉 Artinya: rupiah tidak hanya bergerak karena dolar global, tetapi juga sangat sensitif terhadap sinyal kebijakan domestik.

AUD/USD: Nada Hawkish RBA Angkat Aussie

AUD menguat ke sekitar 0.71, mendekati level tertinggi tiga tahun.
Pemicu utamanya adalah:
  • Wakil Gubernur RBA menegaskan inflasi masih tinggi
  • Pasar memberi peluang 74% kenaikan suku bunga di Mei
Namun, beberapa resiko juga mempengaruhi, termasuk:
  • Inflasi China melemah
  • Permintaan ekspor Australia bisa terdampak
👉 AUD sensitif terhadap China + kebijakan RBA.

USD/JPY: Yen Bangkit Lagi

Yen menguat mendekati 154 per dolar, didukung oleh:
  • Optimisme kebijakan fiskal Jepang
  • Potensi ruang kenaikan suku bunga BOJ
  • Spekulasi intervensi
Selain itu, dolar melemah setelah data AS yang lemah meningkatkan ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed.
👉 USD/JPY kini menjadi kombinasi antara faktor politik Jepang dan ekspektasi Fed.

Emas: Area Psikologis US$5.000 Jadi Medan Uji

Setelah dua hari naik, emas kembali terkoreksi dan bergerak sedikit di atas US$5.000/ons.
Level ini penting karena:
  • Area psikologis kuat
  • Zona uji antara aksi ambil untung vs minat beli lanjutan
Meski terkoreksi sekitar 10% dari ATH akhir Januari, tren year-to-date masih positif.

Dinamika Forex & Komoditas: Apa yang Perlu Trader Cermati Pekan Ini?
Faktor Fundamental Emas:
  • Risiko geopolitik
  • Pembelian bank sentral (termasuk China)
  • Kekhawatiran terhadap kebijakan moneter AS
Analis melihat penurunan saat ini lebih sebagai profit taking, bukan panic selling.
 
Implikasi untuk Trader
  • Volatilitas tinggi masih mungkin terjadi
  • Perhatikan data inflasi & NFP
  • Level $5.000 jadi support/area battle penting

Perak: Volatilitas Ekstrem Masih Mengintai

Harga perak sempat melonjak hampir 10% dan kini bertahan di kisaran US$81-83.
Yang perlu dipahami trader:
  • Perak punya defisit pasokan besar
  • Bahkan permintaan ritel moderat bisa memicu lonjakan harga
  • Volatilitas bisa kembali muncul dengan cepat
Perak berbeda dari emas, pergerakannya cenderung lebih agresif.
👉 Cocok untuk trader yang siap menghadapi fluktuasi besar, bukan untuk strategi defensif
.
Kesimpulan untuk Trader
Saat ini pasar berada dalam fase:
  • Sensitif terhadap data AS
  • Sensitif terhadap arah suku bunga
  • Volatilitas tinggi di logam mulia

Checklist Trader Pekan Ini:
✔ Pantau NFP & CPI AS
✔ Perhatikan komentar pejabat bank sentral
✔ Waspadai level psikologis emas $5.000
✔Jangan over-leverage menjelang data besar

Di fase seperti ini, sering kali yang paling penting bukan seberapa cepat masuk market, tapi seberapa disiplin mengelola risiko.

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest