
Pasangan EUR/USD kembali tertekan pada sesi awal Asia, Selasa pagi. Harga diperdagangkan di sekitar 1,1685, menjadi level terendah sejak akhir Januari. Pelemahan ini terjadi seiring penguatan dolar AS yang didorong meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Sentimen pasar berubah ke mode risk-off setelah Amerika Serikat dan Israel dilaporkan melanjutkan serangan ke ribuan target di Iran. Situasi semakin memanas setelah pernyataan pejabat tinggi AS yang mengindikasikan adanya potensi peningkatan serangan dalam waktu dekat.
Di sisi lain, pernyataan dari komandan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) yang menyebut Selat Hormuz tertutup dan mengancam akan menembak kapal yang melintas, semakin memperburuk kekhawatiran pasar. Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital distribusi minyak dunia, sehingga gangguan di kawasan ini langsung memicu lonjakan harga energi dan meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven seperti dolar AS.
Dolar AS Diuntungkan Sentimen Safe Haven
Dalam kondisi geopolitik yang tidak stabil, investor cenderung mengalihkan dana ke instrumen yang dianggap lebih aman. Dolar AS menjadi salah satu penerima aliran modal tersebut. Akibatnya, euro tertekan dan pasangan EUR/USD kehilangan momentum bullish jangka pendek.
Fokus pasar kini juga tertuju pada rilis awal data Indeks Harga Konsumen Terharmonisasi (HICP) Zona Euro yang dijadwalkan hari ini. Data inflasi ini dapat memberikan gambaran baru mengenai arah kebijakan moneter ke depan.
Sikap ECB Masih Hati-Hati
Pelaku pasar memperkirakan European Central Bank (ECB) akan mempertahankan suku bunga tetap stabil setidaknya hingga pertengahan 2026. Namun, lonjakan harga minyak akibat konflik berpotensi menambah tekanan inflasi baru di kawasan Eropa.
Beberapa pembuat kebijakan bahkan mengisyaratkan bahwa bank sentral perlu tetap fleksibel dan siap menyesuaikan suku bunga ke arah mana pun jika ketidakpastian ekonomi terus berlanjut.
Outlook Jangka Pendek
Selama ketegangan geopolitik masih tinggi dan harga energi bergejolak, tekanan terhadap EUR/USD kemungkinan tetap bertahan. Area 1,1700 kini menjadi resistance terdekat, sementara support berikutnya berada di kisaran level psikologis 1,1650.
Pergerakan selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan konflik di Timur Tengah serta data inflasi terbaru dari Zona Euro.
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

-THE END-