
- Emas menarik pembeli baru karena ketegangan geopolitik terus menopang aset-aset yang dianggap sebagai tempat berlindung yang aman.
- USD mempertahankan statusnya sebagai mata uang cadangan global dan mungkin akan membatasi pergerakan logam mulia.
- Para pedagang kini memperhatikan data makro AS, meskipun fokus tetap pada perkembangan geopolitik.
Emas (XAU/USD) mempertahankan kenaikan intraday yang moderat sepanjang sesi Asia pada hari Rabu dan saat ini diperdagangkan sedikit di atas level $5.150, naik sekitar 1,30% untuk hari ini. Investor tetap khawatir tentang konflik berkepanjangan di Timur Tengah dan dampaknya terhadap ekonomi global di tengah lingkungan yang sudah tidak pasti. Bahkan, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa operasi militer AS di Iran dapat berlangsung selama empat hingga lima minggu, dan serangan lebih lanjut akan berlanjut selama diperlukan. Hal ini terus membebani sentimen investor, yang terlihat dari nada yang umumnya lebih lemah di pasar saham dan mendukung permintaan akan emas sebagai aset safe-haven.
Sementara itu, penutupan Selat Hormuz – salah satu jalur energi terpenting di dunia – menyebabkan lonjakan harga minyak mentah baru-baru ini ke level tertinggi sejak Juni 2025. Lebih jauh lagi, Iran telah menargetkan infrastruktur yang penting bagi produksi energi dunia sebagai bagian dari pembalasannya dan memperingatkan bahwa mereka tidak akan membiarkan setetes pun minyak keluar dari wilayah tersebut. Hal ini telah meningkatkan kekhawatiran akan krisis energi baru yang dapat meningkatkan inflasi dan memaksa Federal Reserve AS (Fed) untuk memperlambat atau mengurangi rencana pemangkasan suku bunga lebih lanjut. Prospek ini , pada gilirannya, membantu Dolar AS (USD) untuk mempertahankan statusnya sebagai mata uang cadangan dominan dan menjaga harga emas yang tidak memberikan imbal hasil di bawah angka $5.200.
Indeks USD (DXY), yang melacak nilai Dolar AS terhadap sekeranjang mata uang, tetap mendekati level tertinggi dalam lebih dari tiga bulan dan memerlukan kehati-hatian bagi para pelaku pasar yang optimistis terhadap XAU/USD. Oleh karena itu, akan lebih bijaksana untuk menunggu penguatan dan penerimaan yang berkelanjutan di atas angka $5.200 sebelum para pedagang mulai memposisikan diri untuk pergerakan apresiasi intraday lebih lanjut. Para pelaku pasar kini menantikan data Ekonomi AS – yang menampilkan rilis laporan ADP tentang lapangan kerja sektor swasta dan PMI Jasa ISM. Data tersebut mungkin tidak banyak memberikan dorongan yang berarti bagi dolar AS atau harga emas, karena fokus tetap tertuju pada perkembangan seputar perang AS-Israel-Iran yang sedang berlangsung.
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发