Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS, Ini Penyebab dan Dampaknya ke Masyarakat

avatar
· 阅读量 181

Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS, Ini Penyebab dan Dampaknya ke Masyarakat

Nilai tukar rupiah kembali mendapat tekanan. Pada perdagangan Senin (9/3), rupiah resmi melemah hingga menembus level Rp17.000 per dolar AS.

Mengacu pada data Bloomberg, rupiah tercatat berada di Rp17.090 per dolar AS pada pukul 09.03 WIB. Artinya, mata uang Indonesia melemah sekitar 84 poin atau 0,5 persen dibandingkan sebelumnya. Pelemahan ini bukan terjadi tanpa alasan. Menurut pengamat pasar keuangan Ibrahim Assuabi, ada kombinasi faktor dari luar negeri maupun dalam negeri yang ikut menekan rupiah.

Faktor Global: Konflik Timur Tengah Memanas

Salah satu pemicu terbesar datang dari situasi geopolitik global, khususnya konflik di Timur Tengah. Ketegangan antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran dinilai masih akan berlangsung cukup lama. Situasi ini semakin memanas setelah Iran menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru. Langkah tersebut dianggap sebagai sinyal bahwa konflik di kawasan tersebut belum akan mereda dalam waktu dekat.

Jika perang terus berlanjut, salah satu risiko besar yang muncul adalah penutupan Selat Hormuz. Jalur ini merupakan salah satu rute utama perdagangan minyak dunia. Jika aksesnya terganggu, pasokan minyak global bisa terdampak besar dan memicu lonjakan harga. Saat ini saja, harga minyak dunia sudah menembus sekitar US$104 per barel, yang turut menambah tekanan terhadap banyak negara, termasuk Indonesia.

Faktor Dalam Negeri: Risiko Defisit APBN

Selain faktor global, ada juga tekanan dari kondisi ekonomi dalam negeri. Kenaikan harga minyak berpotensi membuat defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) semakin besar. Ibrahim memperkirakan defisit Indonesia bisa mencapai sekitar 3,6 persen.

Jika situasi ini terjadi, pemerintah kemungkinan harus melakukan penyesuaian anggaran, termasuk mengevaluasi beberapa program pengeluaran negara.

Isu Politik dan Diplomasi Juga Ikut Berpengaruh

Sentimen lain datang dari isu politik dalam negeri. Belakangan, muncul wacana agar Indonesia keluar dari Board of Peace (BOP) setelah adanya diskusi antara Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah ulama.

Keputusan terkait organisasi tersebut dinilai bisa menimbulkan reaksi dari pasar jika dianggap memengaruhi posisi diplomasi Indonesia di tingkat global.

Dampaknya Mulai Terasa ke Ekonomi

Pelemahan rupiah tentu bukan sekadar angka di pasar valuta asing. Jika terus berlangsung lama, dampaknya bisa terasa langsung ke kehidupan sehari-hari. Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution Ronny P. Sasmita mengatakan dampaknya sebenarnya sudah mulai terlihat, terutama di sektor yang bergantung pada impor atau utang dalam dolar.

Meski begitu, ia menilai kondisi saat ini belum bisa disebut krisis. Namun, jika rupiah terus melemah, tekanan terhadap ekonomi bisa semakin besar.

Harga Barang Impor Berpotensi Naik

Salah satu dampak paling cepat dirasakan masyarakat adalah kenaikan harga barang impor.

Beberapa sektor yang berpotensi terdampak antara lain:

  • bahan pangan impor
  • obat-obatan dan alat kesehatan
  • elektronik
  • BBM dan LPG
  • bahan baku industri

Ekonom Bright Institute Muhammad Andri Perdana menjelaskan banyak industri di Indonesia masih sangat bergantung pada bahan baku impor. Contohnya gandum dan kedelai, yang menjadi bahan dasar berbagai produk makanan seperti roti, mie, tahu, dan tempe. Jika biaya impor naik akibat pelemahan rupiah, produsen biasanya tidak punya banyak pilihan selain menaikkan harga produk.

Risiko “Inflasi Sunyi”

Menurut Ronny, kondisi ini bisa memicu fenomena yang sering disebut “inflasi sunyi.” Artinya, masyarakat mungkin tidak terlalu memperhatikan nilai tukar rupiah. Namun mereka akan langsung merasakan dampaknya ketika harga kebutuhan sehari-hari perlahan naik.

Masalahnya, kenaikan harga tersebut sering kali tidak diikuti peningkatan pendapatan. Akibatnya, daya beli masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah, bisa semakin tertekan.

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 6
avatar
waduh ga beres nih
avatar
oh no udh 17K ajaa
avatar
Hadehh.. rupiah melemah trs
avatar
Parah nih udh 17K aje
avatar
wah parah nih.. tp seluruh dunia jg melemah ya
avatar
Gimana nih pemerintah solusinya??

-THE END-

  • tradingContest