
Javafx.co.id – Berikut artikel & berita ekonomi terbaru (update 17 Maret 2026) yang menjadi faktor fundamental utama pergerakan GBPJPY ;
Pound Menguat Karena Ekspektasi Suku Bunga Tetap Tinggi
Pound Inggris menjadi salah satu mata uang terkuat di Eropa saat ini karena pasar mulai mengubah ekspektasi kebijakan moneter.
Ekspektasi rate cut mulai berkurang
Bahkan muncul peluang kenaikan suku bunga
Yield obligasi Inggris naik tajam
Pound menguat karena “higher for longer”, Dampak ke GBPJPY naik
Yen Melemah — Faktor Utama Kenaikan GBPJPY
Yen Jepang masih menjadi mata uang lemah karena kebijakan moneter yang longgar.
Suku bunga Jepang masih rendah (±0.75%)
BoJ belum agresif menaikkan suku bunga
Carry trade kembali aktif
Bahkan saat ini GBPJPY naik mendekati level 212 karena Yen melemah
Konflik Timur Tengah Picu Volatilitas Global
Ketegangan geopolitik (Iran & Barat) mendorong:
Harga minyak naik di atas $100
Inflasi global meningkat
Market jadi tidak stabil
Dampaknya berbeda terhadap;
Jepang : Importir energi terkena dampak negative, Yen makin tertekan
Inggris: Dampak lebih ringan
Kesimpulan GBPJPY bullish
Menjelang Keputusan Bank Sentral (BoE & BoJ)
Market sedang menunggu:
Keputusan suku bunga Bank of England (BoE)
Kebijakan Bank of Japan (BoJ)
Kondisi saat ini:
BoE diperkirakan tahan suku bunga di 3.75%
BoJ juga masih dovish
Dampak terhadap market Sideways, perkiraan bisa breakout besar saat news keluar
Baca Juga: Trader Profesional Diam-Diam Masuk Market — GBPJPY Siap Meledak
Data Tenaga Kerja Inggris Jadi Penentu Berikutnya
Market fokus ke data UK:
Pengangguran diperkirakan stabil
Wage growth mulai melambat
Jika:
Data kuat → GBP naik
Data lemah → GBP bisa drop
GBPJPY sangat sensitif terhadap data ini
Kekuatan USD & Risk Sentiment Global
Saat ini:
USD cenderung menguat
Market masih dalam kondisi risk-off ringan
Biasanya:
Risk-off → Yen menguat
Tapi sekarang unik → Yen tetap lemah
Artinya:
struktur market masih pro-GBPJPY naik
Kesimpulan Fundamental GBPJPY (17 Maret 2026)
Bullish Factors
Pound kuat (ekspektasi suku bunga tinggi)
Yen lemah (kebijakan BoJ longgar)
Harga minyak naik (tekan Yen)
Carry trade aktif
Bearish Factors
Risiko intervensi Jepang
Data UK bisa melemah
Ketidakpastian geopolitik
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发