
-
Emas menarik minat beberapa pembeli karena pengumuman Trump untuk menunda serangan terhadap Iran menekan USD.
-
Risiko geopolitik tetap ada di tengah berita yang saling bertentangan seputar perang AS-Iran yang sedang berlangsung.
-
Kekhawatiran inflasi memicu taruhan hawkish dari The Fed, yang menguntungkan para pendukung USD dan seharusnya membatasi harga emas batangan.
Emas (XAU/USD) melanjutkan kenaikannya yang stabil sepanjang sesi awal Eropa pada hari Kamis dan menyentuh level tertinggi harian baru, sekitar wilayah $4.465 dalam satu jam terakhir. Dolar AS (USD) sedikit melemah setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa ia akan menunda serangan terhadap infrastruktur energi Iran dan memperpanjang tenggat waktu untuk membuka kembali Selat Hormuz hingga 6 April. Hal ini menjadi faktor kunci yang memberikan dukungan pada komoditas tersebut. Logam mulia ini kini telah membalikkan sebagian besar penurunan hari sebelumnya, meskipun kenaikan yang signifikan tampaknya sulit tercapai di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga secara global.
Investor kini tampaknya yakin bahwa bank sentral utama, termasuk Federal Reserve AS (Fed), akan mengadopsi sikap hawkish karena meningkatnya risiko geopolitik tetap mendukung harga energi yang lebih tinggi dan terus memicu kekhawatiran inflasi. Bahkan, para pedagang tampaknya telah sepenuhnya memperhitungkan kemungkinan penurunan suku bunga lebih lanjut oleh bank sentral AS dan dengan cepat meningkatkan taruhan untuk kenaikan suku bunga pada akhir tahun ini. Prospek ini bertindak sebagai pendorong bagi imbal hasil obligasi Treasury AS dan menguntungkan para pendukung USD, yang pada gilirannya akan menekan harga emas yang tidak memberikan imbal hasil dan memerlukan kehati-hatian sebelum mengambil posisi untuk keuntungan lebih lanjut.
Sementara itu, berita yang saling bertentangan seputar konflik AS-Iran telah membebani sentimen investor. Dalam rapat kabinet, Trump mengatakan bahwa Iran "memohon" untuk mencapai kesepakatan. Namun, para pejabat Iran membantah telah mengadakan pembicaraan dengan AS dan mengatakan bahwa tidak ada peluang untuk mencapai kesepakatan antara kedua negara yang bermusuhan tersebut. Selain itu, pengerahan pasukan AS tambahan telah memicu spekulasi tentang potensi operasi darat. Hal ini membuat risiko geopolitik tetap ada, yang dapat semakin memperkuat status dolar AS sebagai mata uang cadangan global dan seharusnya membatasi potensi kenaikan harga emas.
Latar belakang fundamental, bersama dengan pengaturan teknikal yang bearish, membuat lebih bijaksana untuk menunggu pembelian lanjutan yang kuat sebelum mengambil posisi untuk perpanjangan pemulihan yang cukup baik dari pasangan XAU/USD dari level terendah empat bulan yang disentuh pada hari Senin.
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

-THE END-