
Halo trader, saya ingin share update penting dari market Asia pagi ini yang cukup menarik untuk diperhatikan, terutama buat kita yang memonitor sentimen global terhadap aset safe haven seperti Gold dan USD. 👀
Indeks saham Jepang Nikkei tercatat menguat pada hari Senin setelah investor terlihat mulai mengabaikan ancaman terbaru dari Presiden AS Donald Trump terhadap infrastruktur Iran. Sebaliknya, pelaku pasar justru lebih fokus pada kemungkinan terjadinya de-eskalasi konflik di Timur Tengah.
Per pukul 01.16 GMT:
- Nikkei naik 1,10% ke level 53.709
- Topix menguat 0,53% ke level 3.664
Kenaikan ini menjadi sinyal bahwa market mulai bergerak dengan sentimen risk-on sementara.
Ancaman Trump ke Iran Tidak Terlalu Mengguncang Market
Pada hari Minggu, Trump menyampaikan bahwa Amerika Serikat berpotensi menyerang:
- pembangkit listrik Iran
- jembatan strategis Iran
Serangan tersebut disebut bisa terjadi jika Selat Hormuz tidak segera dibuka kembali.
Namun menariknya, di waktu yang sama Trump juga menyampaikan bahwa kesepakatan diplomatik dengan Iran bisa terjadi dalam waktu dekat. Bahkan disebutkan negosiasi sudah mulai berjalan.
Inilah yang membuat market melihat peluang penurunan tensi geopolitik, sehingga reaksi investor relatif lebih tenang dibandingkan yang diperkirakan sebelumnya.
Seorang manajer portofolio senior dari GCI Asset Management bahkan menyampaikan bahwa market mulai meragukan realisasi ancaman tersebut karena hingga saat ini belum ada aksi nyata yang dilakukan.
Saham Teknologi dan AI Jepang Jadi Motor Penguatan
Sektor yang paling berkontribusi terhadap kenaikan Nikkei datang dari saham teknologi dan AI:
- Advantest naik 2,9%
- SoftBank Group naik 1,7%
- Tokyo Electron naik 1%
Selain itu, sektor energi juga ikut menguat seiring tekanan kenaikan harga minyak global.
Secara keseluruhan:
- 76% saham naik
- 19% saham turun
- 3% stagnan
Ini menunjukkan breadth market yang cukup sehat untuk sesi Asia.
Tapi Trader Tetap Perlu Waspada Sentimen Lanjutan
Walaupun Nikkei mencatat kenaikan untuk tiga sesi berturut-turut, kondisi market belum sepenuhnya stabil karena masih ada dua faktor penting:
1️⃣ Yen masih relatif lemah terhadap USD
2️⃣ Harga minyak masih berada dalam tekanan naik
Artinya, volatilitas global masih sangat mungkin terjadi dalam waktu dekat.
Buat trader Gold, kondisi seperti ini biasanya menjadi indikator penting karena:
- potensi risk-on → tekanan ke emas
- eskalasi geopolitik → dorong emas naik
Jadi tetap perhatikan perkembangan headline news beberapa hari ke depan.
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发