Euro Menguat di Akhir Pekan, Namun Risiko Geopolitik Berpotensi Tekan EUR/USD

avatar
· 阅读量 377

Euro Menguat di Akhir Pekan, Namun Risiko Geopolitik Berpotensi Tekan EUR/USD

Mata uang Euro berhasil menguat terhadap dolar AS pada perdagangan akhir pekan lalu, didorong oleh pelemahan greenback serta kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah kawasan Eropa. Meski demikian, sentimen geopolitik terbaru berpotensi membatasi penguatan Euro dalam jangka pendek.

Pasangan mata uang EUR/USD tercatat naik hingga mencapai level tertinggi dalam lima minggu terakhir pada hari Jumat, sebelum akhirnya ditutup menguat sekitar 0,22% di level 1.1725. Kenaikan ini terjadi seiring melemahnya dolar AS yang memberikan ruang penguatan bagi mata uang Euro.

Selain itu, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Jerman tenor 10 tahun sebesar +7 basis poin menjadi 3,06% turut memperkuat sentimen positif terhadap Euro. Peningkatan yield obligasi biasanya mencerminkan ekspektasi kondisi ekonomi yang lebih kuat dan berpotensi menarik aliran modal ke kawasan Eropa.

Dari sisi kebijakan moneter, pasar saat ini memperkirakan adanya peluang sekitar 34% bagi Bank Sentral Eropa (ECB) untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan kebijakan berikutnya yang dijadwalkan pada 30 April.

Namun demikian, perkembangan geopolitik global kembali menjadi perhatian investor. Laporan terbaru menyebutkan bahwa pembicaraan tingkat tinggi antara Amerika Serikat dan Iran berakhir tanpa kesepakatan. Wakil Presiden AS JD Vance menyampaikan bahwa pihak Iran menolak persyaratan yang diajukan Amerika Serikat, sehingga negosiasi tidak menghasilkan kemajuan berarti.

Kegagalan pembicaraan tersebut meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi eskalasi konflik geopolitik, yang biasanya mendorong permintaan terhadap aset safe haven seperti dolar AS.

Menurut analisis Vibiz Research Center, pada perdagangan selanjutnya mata uang Euro berpotensi mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS yang dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik global. Pasangan EUR/USD diperkirakan bergerak pada area support di kisaran 1.1665–1.1656, sementara jika terjadi penguatan lanjutan, harga berpeluang menguji area resistance di kisaran 1.1682–1.1690.

Sumber: Vibiz Research Center

 

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 2
avatar
nicee
avatar
hi hi

-THE END-

  • tradingContest