
Nilai tukar rupiah dibuka sedikit menguat pada Kamis (16/4) pagi. Mata uang Garuda berada di level Rp17.133 per Dolar AS, naik sekitar 10 poin atau 0,06 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Di kawasan Asia, mayoritas mata uang bergerak menguat. Yen Jepang, Baht Thailand, Peso Filipina, dan Won Korea Selatan mencatat penguatan, sementara Yuan China sedikit melemah. Dolar Singapura dan Dolar Hong Kong juga sama-sama berada di zona hijau. Untuk mata uang global, tren penguatan juga terlihat. Euro, Poundsterling, dan Franc Swiss kompak menguat terhadap Dolar AS. Dolar Australia dan Dolar Kanada turut mencatat kenaikan tipis.
Meski demikian, penguatan rupiah dinilai masih sangat terbatas. Analis melihat sentimen global memang cenderung membaik, terutama karena munculnya harapan perdamaian di Timur Tengah. Namun, kondisi domestik justru masih menjadi beban utama.
Minat investor terhadap rupiah dinilai masih rendah, terutama karena ketidakpastian geopolitik yang terus berubah serta kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi dalam negeri.
Dengan kondisi tersebut, pergerakan rupiah diperkirakan masih fluktuatif dan cenderung terbatas. Untuk hari ini, nilai tukar diproyeksikan bergerak di kisaran Rp17.100 hingga Rp17.200 per Dolar AS.
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发