Harga Minyak Turun ke Kisaran US$98 per Barel, Harapan Damai Mulai Muncul

avatar
· 阅读量 314

Harga Minyak Turun ke Kisaran US$98 per Barel, Harapan Damai Mulai Muncul

Harga minyak mentah dunia kembali mengalami penurunan pada awal perdagangan Jumat (17/4), seiring meningkatnya harapan akan tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran dalam waktu dekat. Sentimen ini muncul setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump yang membuka peluang perundingan kedua negara pada akhir pekan.

Berdasarkan laporan pasar, minyak mentah jenis Brent turun sekitar US$1,34 atau 1,35 persen ke level US$98,05 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga melemah sebesar US$1,65 atau 1,74 persen ke posisi US$93,40 per barel. Penurunan harga ini juga dipicu oleh adanya gencatan senjata selama 10 hari antara Israel dan Lebanon, yang sedikit meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Trump menyebut bahwa Iran menunjukkan sinyal positif dalam negosiasi, termasuk komitmen untuk tidak mengembangkan senjata nuklir dalam jangka panjang. Hal ini menjadi salah satu poin utama dalam pembicaraan damai yang tengah diupayakan.
“Kita lihat nanti bagaimana hasilnya, tapi saya rasa kita sudah sangat dekat dengan kesepakatan,” ujar Trump kepada media.

Sebelumnya, harga minyak sempat melonjak tajam hingga sekitar 50 persen sepanjang Maret akibat eskalasi konflik. Namun kini, harga mulai terkoreksi dan bertahan di bawah level US$100 per barel, bahkan cenderung bergerak di kisaran US$90-an dalam beberapa hari terakhir. Meski demikian, jalan menuju perdamaian belum sepenuhnya mulus. Serangan Israel di Lebanon masih menjadi salah satu hambatan utama dalam negosiasi yang berlangsung.

Menurut sumber terkait, baik AS maupun Iran kini mulai menurunkan ekspektasi terhadap kesepakatan besar. Sebagai gantinya, kedua pihak berfokus pada perjanjian sementara untuk mencegah konflik kembali memanas. Di sisi lain, penutupan Selat Hormuz oleh Iran selama sekitar tujuh minggu terakhir masih memberikan tekanan signifikan terhadap pasokan global. Jalur ini merupakan salah satu rute vital distribusi minyak dunia, dengan sekitar 20 persen pasokan global terdampak. Diperkirakan sekitar 13 juta barel minyak per hari terganggu akibat kondisi tersebut.

Dengan situasi ini, pergerakan harga minyak ke depan masih sangat bergantung pada perkembangan geopolitik. Jika negosiasi berjalan lancar, harga berpotensi turun lebih lanjut. Namun jika konflik kembali memanas, lonjakan harga bisa terjadi lagi dalam waktu singkat.

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest