
Platform pelacakan maritim TankerTrackers.com merilis rekaman audio berdurasi sekitar 33 detik yang memperdengarkan permintaan darurat dari awak kapal tanker berbendera India ketika kapal mereka ditembaki pasukan Iran di kawasan Selat Hormuz. Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (18/4/2026), beberapa jam setelah Teheran kembali menyatakan penutupan jalur strategis itu sebagai respons terhadap kebijakan blokade pelabuhan Iran oleh Amerika Serikat.
Dalam rekaman yang beredar, suara awak kapal tanker Sanmar Herald terdengar berulang kali memohon izin kepada pasukan Korps Garda Revolusi Iran untuk berbalik arah. Permintaan tersebut disampaikan di tengah suara tembakan yang terdengar jelas di latar belakang. Awak kapal bahkan menyebut bahwa nama kapalnya berada dalam daftar izin pelayaran yang sebelumnya telah disetujui, sambil terus meminta agar diizinkan meninggalkan area tersebut.
Menurut TankerTrackers.com, rekaman audio tersebut diperoleh melalui saluran komunikasi maritim dan telah diverifikasi menggunakan data pelacakan AIS kapal. Informasi mengenai insiden penembakan ini juga dikonfirmasi secara independen oleh United Kingdom Maritime Trade Operations sebagai bagian dari laporan keamanan pelayaran di kawasan Teluk.
Menanggapi kejadian tersebut, pemerintah India segera memanggil duta besar Iran di New Delhi pada hari yang sama. Dalam pertemuan tersebut, Kementerian Luar Negeri India menyampaikan keprihatinan serius terkait keselamatan kapal dagang dan para pelaut India yang melintasi Selat Hormuz. Pemerintah India juga mengingatkan bahwa sebelumnya Iran sempat memfasilitasi perjalanan aman beberapa kapal menuju India melalui jalur tersebut.
Selain itu, pihak India mendesak agar otoritas Iran segera memastikan keamanan pelayaran kapal-kapal berbendera India yang melintasi kawasan strategis tersebut. Duta Besar Iran disebut berjanji akan menyampaikan kekhawatiran pemerintah India kepada pihak berwenang di Teheran untuk ditindaklanjuti lebih lanjut.
Insiden ini kembali menegaskan meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz jalur vital perdagangan energi global yang berpotensi memengaruhi stabilitas geopolitik kawasan serta pergerakan pasar komoditas dunia, termasuk minyak dan emas.
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发