Dolar AS Stabil MeskI Yield Turun, Nantikan Rapat FOMC

avatar
· 阅读量 65

Seputarforex - Dolar AS cukup stabil meskipun yield obligasi US Treasury melemah dan data ekonomi AS kurang memuaskan. Di sesi perdagangan Jumat (21/Januari) dini hari, Indeks Dolar AS diperdagangkan di 95.73, masih di kisaran level tinggi 18 Januari.

Dolar AS Stabil MeskI Yield Turun, Nantikan Rapat FOMC

 

Yield obligasi 10-tahunan AS pada hari ini merosot ke 1.305% dari 1.902% kemarin. Pekan lalu, yield obligasi 10-tahunan AS melesat ditopang oleh ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve AS akan memperketat kebijakan moneter lebih cepat dari yang diantisipasi sebelumnya. Dolar AS menguat dan menghapus separuh dari pelemahan pada tanggal 12 Januari akibat data Inflasi AS.

Di sisi lain, Departemen Ketenagakerjaan merilis data Klaim Pengangguran mingguan. Jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran mingguan di AS bertambah 55,000 dari 231,000 sebelumnya. Padahal, Klaim Pengangguran AS diekspektasikan menurun ke 227,000.

"Bahkan dengan noise yang sama dalam (perhitungan) angka Klaim Pengangguran, tampak adanya refleksi dari kenaikan rekor kasus COVID-19 varian Omicron," ungkap Robert Frick, ekonom di Navy Federal Credit Union. "Namun, apabila Omicron sudah mencapai puncak dan jika pola yang lalu bertahan. maka klaim pengangguran mestinya akan turun drastis dalam dua atau tiga pekan mendatang."

Laporan ekonomi lain yang dirilis AS malam ini adalah data Existing Home Sales dengan hasil turun 4.6% pada bulan Desember. Data Existing Home Sales AS turun dari 6.48 juta ke 6.18 juta unit rumah yang terjual.

 

Meskipun Dolar AS diekspektasikan bullish tahun ini, sebagian analis mulai menunjukkan keraguan. Salah satunya adalah Marc Chandler, analis dari Bannockburn Forex di New York. "Dolar AS sudah melunak tahun ini. ...Ekonomi AS sedang menghadapi terpaan angin kencang, dan karena itulah saya tidak seprogresif orang-orang pada The Fed." kata Chandler.

"Banyak sekali pengetatan moneter yang akan datang, dan ekonomi, bagi saya ekonomi sebetulnya tampak sedikit lebih rapuh dibandingkan dengan ekspektasi. ... Hal ini berarti bahwa Dolar AS mungkin bakal mengalami semester kedua yang lebih berat daripada semester pertama tahun ini."

"Fokus besarnya adalah pertemuan FOMC minggu depan Pasar mungkin akan berhati-hati menjelang akhir pekan, dan itu karena ketidakpastian geopolitik di perbatasan Ukraina," kata Chandler, merujuk rapat FOMC pekan depan.

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest