
IDXChannel – PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) meraup keuntungan dari menguatnya dolar Amerika Serikat (AS) dari ekspor sarung tangan.
Pasalnya, mayoritas penjualan MARK di tujukan untuk sektor ekspor. Nilai tukar Dolar Amerika Serikat (USD) terhadap Rupiah Indonesia (IDR) telah meningkat sebesar 8% hingga saat ini menyentuh angka di atas Rp 16.000 per USD.
“Kami yang mayoritas bertransaksi menggunakan Dolar Amerika tentu merasa diuntungkan. Hal ini bisa meningkatkan margin keuntungan kami secara signifikan di tahun 2024,” kata Direktur Utama Mark Dynamics Indonesia, Ridwan Goh, Rabu (17/4/2024).
Kenaikan ini menjadi faktor penting yang mendukung peningkatan keuntungan MARK di tengah kondisi ekonomi global yang penuh tantangan.
Pada 2024 MARK menargetkan penjualan dan laba tumbuh double digit dari tahun sebelumnya. Perseroan sudah mendapatkan order dari pelanggan untuk memproduksi cetakan sarung tangan sampai dengan pertengahan tahun dengan nilai kontrak kurang lebih sebesar USD25 juta.
“Permintaan global untuk sarung tangan diperkirakan akan mengalami pertumbuhan tahunan sebesar 8-10% mulai dari tahun 2023,” jelas dia.
Kenaikan ini didorong oleh peningkatan kesadaran akan kebersihan yang terus bertumbuh. Meskipun telah terjadi koreksi signifikan pada akhir 2022, diperkirakan bahwa permintaan kembali normal dan keseimbangan antara pasokan dan permintaan terjadi di tahun ini.
Pada penjualan di 2023 pasar ekspor memberikan kontribusi Rp435 miliar, sedangkan penjualan lokal Rp124 miliar. Dilihat dari laporan keuangan tahun 2023 juga mencatatkan margin yang cukup tebal untuk laba kotor sebesar 47% sebesar Rp264 miliar dan margin laba bersih sebesar 28% sebesar Rp156 miliar.
(DES)
作者:18/04/2024 08:11 WIB,文章来源Idxchannel,版权归原作者所有,如有侵权请联系本人删除。
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。
加载失败()