AS Bangun Pabrik Panel Surya di Batang Rp 8 T, Buka 3 Ribu Lapangan Kerja

avatar
· 阅读量 123
AS Bangun Pabrik Panel Surya di Batang Rp 8 T, Buka 3 Ribu Lapangan Kerja
Kawasan Industri Terpadu Batang (Foto: Dok. KIT Batang)
Jakarta

Perusahaan solar panel asal Amerika Serikat (AS), SEG Solar (SEG), telah menandatangani Perjanjian Pemanfaatan Tanah Industri (PPTI) dengan PT Kawasan Industri Terpadu Batang (Grand Batang City). Produsen photovoltaic (PV) itu akan membangun pabriknya di Grand Batang City.

Jun Zhuge, pendiri dan COO SEG, serta Ngurah Wirawan, Direktur Utama Grand Batang City, secara resmi menandatangani PPTI untuk lahan seluas 40 hektar. SEG menyatakan komitmennya untuk berinvestasi di Indonesia senilai lebih dari US$ 500 juta atau sekitar Rp 8 triliun (kurs Rp 16.000).

"Keberadaan SEG merupakan bukti nyata daya tarik Grand Batang City sebagai tujuan investasi utama bagi industri manufaktur PV. Kami berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada SEG Solar dalam membangun pabrik mereka dan membantu mereka mencapai kesuksesan di Indonesia," kata Ngurah dalam keterangannya, Rabu (25/5/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pabrik SEG di Grand Batang City akan menjadi salah satu fasilitas manufaktur PV terbesar di Asia Tenggara, dengan kapasitas produksi tahunan mencapai 5GW untuk sel surya dan 5GW untuk modul. Proyek ini diperkirakan akan menciptakan lebih dari 3.000 lapangan kerja, memberikan dorongan signifikan bagi ekonomi lokal dan meningkatkan keterampilan tenaga kerja di bidang teknologi PV.

"Tata letak terintegrasi di seluruh rantai industri sangat penting bagi SEG untuk mematuhi standar rantai pasokan yang sesuai dengan hukum. Melalui koordinasi hulu dan hilir, SEG memastikan penyediaan produk hijau yang bersih dan dapat dilacak untuk pasar di Amerika Serikat, Eropa, dan Indonesia, dengan demikian memfasilitasi transisi global menuju energi hijau rendah karbon," sebut Jun Zhuge

ADVERTISEMENT

Pembangunan pabrik SEG Solar di Grand Batang City diharapkan akan dimulai pada tahun 2024 dan selesai pada kuartal kedua tahun 2025. Dengan hadirnya SEG, Ngurah menyebut Grand Batang City memasuki babak baru sebagai pusat manufaktur energi terbarukan terbesar di Asia Tenggara.

Investasi ini juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi dengan menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat komitmen terhadap energi terbarukan dan transisi menuju masa depan energi berkelanjutan, dan mendorong lokalisasi produksi dan meningkatkan efisiensi.

(das/das)

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
avatar
回复 0

加载失败()

  • tradingContest