Intip Prospek ACES di Tengah Masuknya Nitori Kompetitor dari Jepang

avatar
· 阅读量 246
Intip Prospek ACES di Tengah Masuknya Nitori Kompetitor dari Jepang
PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) mencatat kinerja positif pada tujuh bulan pertama tahun ini dengan penjualan sebesar Rp4,8 triliun. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) mencatat kinerja positif pada tujuh bulan pertama tahun ini dengan penjualan sebesar Rp4,8 triliun, tumbuh 13,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Analis BRI Danareksa Sekuritas Natalia Sutanto mengatakan, tingkat pertumbuhan Same Store Sales Growth (SSSG) ACES di Juli 2024 mulai melandai sebesar 4,6 persen, lebih rendah daripada pertumbuhan SSSG di Juni 8,7 persen.

"Hingga akhir Juli 2024, SSSG mencapai 9,8 persen yang melampaui panduan tahun penuh sebesar 7 persen," kata Natalia dalam risetnya, Kamis (22/8/2024).

Namun, manajemen ACES memperkirakan SSSG di Agustus 2024 bisa lebih tinggi karena bertepatan dengan momen HUT RI dan low-base effect di Agustus tahun lalu.

Natalia menyebut, ACES sejak Juli 2024 lalu kedatangan kompetitor baru, yakni Nitori Japan yang baru saja membuka gerai pertamanya di Central Park Mall Jakarta. Nitori berencana membuka 116 gerai di seluruh Asia.

"Berdasarkan survei kami, Nitori menawarkan rangkaian produk yang mirip dengan ACES dan Informa, namun dengan style Jepang," katanya.

Dia menyebut, gerai itu lebih kecil daripada gerai-gerai yang dimiliki ACES. Selain itu, Nitori menawarkan suasana gerai seperti gabungan Muji dan Ikea.

"Sebagai pendatang baru di Indonesia, kami yakin butuh waktu bagi Nitori bisa menyaingi jaringan, skala ekonomi, dan jangkauan service yang disediakan ACES. Hingga akhir Juni 2024, ACES memiliki total 239 gerai di Indonesia," ujarnya.

Atas dasar hal tersebut, BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rating BUY pada saham ACES dengan target harga Rp1.100. Saat ini, harga sahamnya berada di level Rp730 yang berarti ada potensi kenaikan harga 50 persen.

Natalia yakin ACES memiliki rekam jejak yang teruji di industri. Selain itu, berakhirnya lisensi Ace Hardware pada akhir 2024 bisa menjadi katalis positif bagi kinerja ACES ke depan. Namun, kinerja perseroan juga memiliki risiko, terutama dari potensi melambatnya pertumbuhan penjualan di luar Jawa yang akhir-akhir ini tumbuh kencang.

(Rahmat Fiansyah)

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest