
IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah ditransaksikan melemah pada penutupan perdagangan Senin (10/3/2025) seiring dengan meningkatnya tekanan jual.
IHSG terpantau melemah 0,57 persen ke 6.598,212 dan rupiah terdepresiasi ke Rp16.335 per USD.
Analis Pasar Keuangan, Gunawan Benjamin mengatakan, dinamika ekonomi yang berkembang belakangan ini menunjukkan bahwa kebijakan suku bunga di banyak negara akan berubah, yakni mengarah kepada kebijakan moneter ketat.
Termasuk Indonesia, yang sejauh ini juga berupaya meredam tekanan terhadap mata uang rupiah. Salah satu jalan yang akan diambil bank sentral dengan jalan menaikkan bunga acuan.
"Spekulasi seperti ini akan menjadi kabar buruk bagi kinerja pasar saham secara keseluruhan," kata Gunawan, Senin (10/3/2025).
Adapun pelemahan rupiah turut menjadi beban bagi kinerja IHSG selama sesi perdagangan berlangsung. Apalagi pada perdagangan besok, pasar tidak akan banjir sentimen.
"Namun pelaku pasar masih akan dibayangi dengan perubahan atau tambahan kebijakan terkait dengan kenaikan tarif yang bisa memicu terjadinya tekanan lanjutan," tutur dia.
Di sisi lain, harga emas ditransaksikan melemah ke USD2.907 per troy ons.
(DESI ANGRIANI)
作者:10/03/2025 17:47 WIB,文章来源Idxchannel,版权归原作者所有,如有侵权请联系本人删除。
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。
加载失败()