- Bank Indonesia menegaskan akan tetap aktif di pasar valuta asing untuk menstabilkan rupiah setelah pelemahan tajam.
- Otoritas bursa menyebut fundamental pasar saham masih kuat meski indeks sempat turun hingga 2%.
- Aksi protes mahasiswa yang berlangsung sejak awal pekan turut menjadi latar situasi pasar keuangan.
Ipotnews - Bank Indonesia (BI) menyatakan pada Jumat (29/8) akan tetap aktif di pasar valuta asing guna menjaga stabilitas rupiah. Pernyataan ini muncul di tengah pelemahan rupiah yang sempat jatuh hampir 1% ke level terendah sejak 1 Agustus, sebelum pulih sebagian.
Indeks saham domestik juga tertekan, turun hingga 2% dan menyentuh level terendah sejak 12 Agustus.
Erwin Gunawan Hutapea, Kepala Departemen Moneter BI, mengatakan bank sentral akan terus melakukan intervensi di pasar non-deliverable forward (offshore maupun onshore) serta pasar spot untuk menjaga stabilitas rupiah. BI juga akan melanjutkan pembelian obligasi pemerintah di pasar sekunder.
Namun, Erwin tidak menjelaskan lebih jauh penyebab pelemahan rupiah pada Jumat itu.
Menanggapi penurunan indeks saham, Direktur Otoritas Bursa Efek Indonesia Jeffrey Hendrik menegaskan bahwa fundamental pasar tetap kuat, sementara koreksi teknikal merupakan hal yang wajar.
Pernyataan kedua otoritas tersebut datang setelah gelombang aksi protes mahasiswa terhadap kenaikan gaji anggota dewan yang dimulai sejak Senin. Para mahasiswa juga diperkirakan kembali turun ke jalan pada Jumat, menyusul insiden bentrok dengan polisi yang menyebabkan seorang pengendara motor tewas sehari sebelumnya.(Reuters)
Sumber : admin
作者:indopremier_id,文章来源indopremier_id,版权归原作者所有,如有侵权请联系本人删除。
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。
喜欢的话,赞赏支持一下
加载失败()