IDXChannel - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat pada akhir perdagangan Kamis (9/10/2025), naik 5 poin atau sekitar 0,03 persen ke level Rp16.568 per dolar AS.
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, kekhawatiran yang meningkat terhadap ekonomi AS dan stabilitas politik masih membebani pasar setelah senat pada Rabu kemarin kembali menolak proposal pendanaan dari Partai Republik dan Demokrat untuk mengakhiri penutupan pemerintah.
BI Agresif Intervensi Pasar, Gunakan Seluruh Instrumen untuk Stabilkan RupiahPenutupan pemerintah telah memasuki hari kesembilan tanpa tanda-tanda kemajuan menuju resolusi.
"Pemerintahan Presiden AS Donald Trump pada Selasa memperingatkan tentang tidak adanya jaminan pembayaran kembali bagi pegawai federal selama penutupan pemerintah," tulis Ibrahim dalam risetnya.
Rupiah Terpuruk ke Rp16.700, Menkeu Purbaya Prediksi Penguatan Dimulai Pekan DepanLebih lanjut, pada risalah pertemuan FOMC September yang dirilis tadi malam, Federal Reserve (The Fed) hampir dengan suara bulat memutuskan menurunkan suku bunga acuannya, pertama kalinya sejak akhir 2024, dan mengisyaratkan kemungkinan akan ada dua penurunan suku bunga lagi sampai akhir tahun ini.
作者:09/10/2025 16:26 WIB,文章来源Idxchannel,版权归原作者所有,如有侵权请联系本人删除。
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发