Sektor Hilirisasi Diklaim Mampu Bawa Duit Rp 10.245 T Masuk RI

avatar
· 阅读量 40
Sektor Hilirisasi Diklaim Mampu Bawa Duit Rp 10.245 T Masuk RI
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta

Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM telah menetapkan empat sektor hilirisasi prioritas yakni mineral dan batu bara (minerba), minyak dan gas bumi, perikanan dan kelautan, perkebunan dan kehutanan.

Direktur Strategi dan Tata Kelola Hilirisasi Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Ahmad Faisal Suralaga, mengatakan empat sektor ini menjadi prioritas karena mampu menghasilkan 28 komoditas berorientasi ekspor, substitusi impor, dan peningkatan nilai tambah dalam negeri.

Namun yang terpenting, ia mengatakan keempat sektor hilirisasi ini memiliki peluang investasi yang sangat besar hingga US$ 618,1 miliar atau Rp 10.245,62 triliun (kurs Rp 16.576/dolar AS), dan membantu penciptaan lapangan kerja baru untuk 3 juta pekerja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang paling penting sebenarnya ketika hilirisasi dari empat bidang ini terealisasi menurut kajian kami itu akan menciptakan potensi di investasi sebesar US$ 618 miliar dan juga menciptakan tenaga kerja lebih dari 3 juta tenaga kerja," kata Ahmad dalam Minerba Convex 2025 di Jakarta Convention Center, Rabu (15/10/2025).

Baca juga: Kejar Target Investasi Minerba, Bahlil Genjot Hilirisasi Bauksit

ADVERTISEMENT

Secara rinci, di sektor mineral dan batu bara Indonesia memiliki potensi investasi hingga US$ 498,4 miliar atau Rp 8.261,47 triliun. kemudian untuk potensi investasi sektor minyak dan gas sebesar US$ 68,3 miliar atau Rp 1.132,14 triliun, sektor perikanan dan kelautan sebesar US$ 15,3 miliar atau Rp 253,61 triliun, sektor perkebunan dan kehutanan sebesar US$ 36,1 miliar atau Rp 598,39 triliun.

Tak hanya itu, dalam paparnya Ahmad menunjukkan jika keempat sektor hilirisasi ini benar terwujud, Indonesia berpotensi menghasilkan produk ekspor hingga US$ 857,6 miliar atau Rp 14.215,57 triliun. Serta nilai tambah ekonomi lainnya sebesar US$ 235,9 miliar atau Rp 3.910,27 triliun.

"Dalam konteks strategi apa yang kami coba kembangkan, saat ini kami mencoba mengembangkan dari segi ekosistem.
Artinya kami memastikan hilirisasi itu, memastikan nilai tambah ada di dalam negeri. Jadi pendekatannya ekosistem," ucapnya.

"Mungkin sebagai contoh ada ekosistem baterai kendaraan listrik. Kita patut berbangga karena kita merupakan satu-satunya negara yang sudah terbangun ekosistem dari mulai pertambangan sampai dengan sel baterai, dan ini juga akan dikembangkan sampai dengan recycling," sambung Ahmad.

(igo/fdl)

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest