Fed Turunkan Suku Bunga, Namun Sinyal Hawkish Powell Diprediksi Melemahkan Kurs Rupiah

avatar
· 阅读量 38
  • The Fed memangkas suku bunga acuan 25 bps menjadi 3,75%-4,00%, namun memberi sinyal hawkish bahwa pemangkasan lanjutan tahun ini belum pasti.
  • Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan kebijakan masih bergantung pada data dan belum memiliki arah yang tetap menjelang pertemuan Desember.
  • Rupiah diprediksi melemah meski sempat menguat tipis ke Rp16.610 per dolar AS; proyeksi pergerakan hari ini di kisaran Rp16.550-Rp16.700 per dolar AS.

Ipotnews - Sinyal hawkish bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), meskipun memangkas suku bunga acuan tadi malam, diprediksi melemahkan kurs rupiah terhadap dolar dalam perdagangan hari ini.
Mengutip data Bloomberg, Kamis (30/10) pukul 09.05 WIB, kurs rupiah sedang diperdagangkan pada level Rp16.610 per dolar AS, menguat 7 poin atau 0,04% dibandingkan posisi akhir perdagangan Rabu (29/10) di Rp16.617 per dolar AS.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS yang menguat cukup tajam setelah muncul hasil rapat FOMC the Fed edisi Oktober tadi malam.
"Walaupun the Fed sesuai perkiraan memangkas suku bunga acuan, namun secara mengejutkan memberikan pernyataan hawkish mengenai pemangkasan berikutnya yang menurut mereka jauh dari kepastian," kata Lukman kepada Ipotnews melalui pesan WhatsApp, pagi ini.
Bank sentral AS, the Fed, kembali memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi kisaran 3,75%-4,00%. Namun, Ketua the Fed Jerome Powell memberi sinyal bahwa langkah ini kemungkinan menjadi pemangkasan terakhir di tahun 2025.
Powell menyebut keputusan dengan hasil voting 10-2 itu sebagai "dukungan kuat" terhadap kebijakan pelonggaran untuk menopang pasar tenaga kerja yang mulai mendingin.
Namun, seperti dikutip reuters.com hari ini, ia menegaskan adanya perbedaan pandangan yang tajam di antara pejabat the Fed mengenai arah kebijakan selanjutnya pada pertemuan Desember.
"Pemangkasan suku bunga lanjutan pada Desember bukanlah hal yang pasti. Kebijakan kami tidak berada di jalur yang telah ditetapkan," ujar Powell.
"Kemungkinan kurs rupiah hari ini di kisaran Rp16.550 - Rp16.700 per dolar AS," ujar Lukman.(Adhitya/AI)

Sumber : admin

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest