Penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) ditargetkan mencapai 82,9 juta. Demi mengawal ketat pelaksanaan program ini, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) meminta dilaksanakan rapat setiap hari.
Zulhas menjabat sebagai Ketua Tim Koordinasi Penyelenggaraan program MBG Zulkifli meminta agar tim koordinasi program makan bergizi gratis (MBG) dengan Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Nanik S Deyang ini untuk melakukan rapat di kantornya.
"Namanya pelaksana harian, maka akan ada tiap hari rapat di sini karena program makan bergizi ini menyasar, skalanya besar, bayangkan 82,9 juta penerima manfaat, tentu juga dampaknya besar, juga tantangannya besar," ujar Zulhas usai rapat koordinasi di kantornya, di Jakarta Pusat, Selasa (4/11/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Prabowo Bentuk Tim Koordinasi MBG, Zulhas Jadi Ketua |
Zulhas menerangkan tim koordinasi ini sebagai salah satu upaya untuk menyempurnakan pelaksanaan program MBG, termasuk mencegah risiko yang terjadi.
"Kita tidak ingin ada resiko apapun, bukan soal angka yang kena, tetapi ini soal anak-anak kita. Maka dibentuk tim koordinasi ini, untuk tadi setiap hari terus-menerus menyempurnakan pelaksanaan MBG ini," imbuhnya.
Pertemuan tim koordinasi merupakan tindak lanjut dari Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 28 Tahun 2025 tentang Pembentukan Tim Koordinasi Penyelenggaraan Program Makanan Bergizi Gratis.
Baca juga: Program Makan Bergizi Gratis Bisa Gerakkan Ekonomi Rp 86 Triliun! |
Kini tim tengah menyempurnakan tata kelola program MBG yang akan diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres). Aturan itu akan menetapkan penanggung jawab di tingkat kabupaten, provinsi, hingga pusat, serta sistem pengawasan yang transparan.
"Kemudian juga penyelenggaraan yang transparan good governance dengan sistem yang baru, yaitu akan menggunakan dashboard," tambah Zulhas.
Di sisi lain, Zulhas menambahkan, pemerintah menyiapkan perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Badan Gizi Nasional. Jumlah deputi akan diperluas dari empat menjadi lebih banyak di tingkat eselon II, agar BGN bisa mengelola program hingga ke daerah.
"Tidak sewa tempat baru, tidak rekrutmen baru, tapi dari tim koordinasi diambil nanti untuk mengelola MBG di provinsi, kabupaten, dan kota," jelas Zulhas.
(rea/hns)作者:Retno Ayuningrum -,文章来源detik_id,版权归原作者所有,如有侵权请联系本人删除。
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发