Perdagangan RI Masih Defisit Rp 150 M dari Australia, Sektor Ini Mau Digeber

avatar
· 阅读量 11
Perdagangan RI Masih Defisit Rp 150 M dari Australia, Sektor Ini Mau Digeber
Foto: ANTARA FOTO/Mentari Dwi Gayati
Jakarta

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menyatakan pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan PM Australia Anthony Albanese akan mendorong peningkatan ekspor dari Indonesia.

Sebab, meskipun Indonesia dan Australia sudah memiliki perjanjian dagang Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) sejak 2020, namun neraca dagangnya Indonesia masih memiliki defisit cukup besar.

"Kita sudah mempunyai Indonesia-Australia CEPA sejak 2020. Ini kita lihat potensinya sebenarnya masih bisa lebih ditingkatkan dari segi perdagangan dan juga dari segi investasi terutama," ungkap Rosan di Sydney, Australia, Selasa (12/11/2025), waktu setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menjabarkan kurang lebih perdagangan Indonesia dan Australia menyentuh US$ 15 juta atau sekitar Rp 250,5 miliar (kurs Rp 16.700). Nah Indonesia masih defisit US$ 9 juta atau sekitar Rp 150,3 miliar.

"Total perdagangan kita itu kurang lebih US$ 15 juta. Yang mana kita memang masih mengalami defisit kurang lebih hampir US$ 9 juta," ujar Rosan.

ADVERTISEMENT
Baca juga: Sektor IKFT Berhasil Serap Investasi Rp 142 T, Paling Besar di Industri Kimia

Sejauh ini perdagangan Indonesia tertolong oleh turis yang berkunjung ke Indonesia dengan total pengunjung hampir 2 juta orang per tahun. Umumnya turis hanya pergi ke Bali, Indonesia ingin lebih banyak daerah juga dikunjungi turis Australia.

"Nah itu juga hal yang sangat positif tapi kita harapkan juga tidak hanya ke Bali tapi juga ke daerah-daerah lain, Labuan Bajo dan lain-lain," ujar Rosan.

Lebih lanjut, Rosan yang juga memimpin BPI Danantara menyatakan pihaknya sudah bertemu dengan 5 perusahaan Australia yang berpotensi dijaring investasinya ke Indonesia. Ada yang akan mengembangkan rumah sakit, proyek hilirisasi, hingga peternakan sapi.

"Mereka bisa berinvestasi baik di bidang rumah sakit, dan dua di bidang hilirisasi. Dua di bidang hilirisasi mereka sudah investasi di Indonesia dan ingin melakukan ekspansi. Itu juga akan kita fasilitasi. Dan ada juga untuk agriculture di bidang sapi ya," papar Rosan.

(hal/fdl)

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest