IDXChannel - Harga minyak relatif stabil pada Kamis (13/11/2025) usai turun sekitar 4 persen pada sesi sebelumnya. Investor mempertimbangkan kekhawatiran tentang kelebihan pasokan global dengan sanksi yang akan diberlakukan terhadap Lukoil Rusia.
Kontrak berjangka minyak Brent naik 30 sen, atau 0,5 persen, menjadi USD63,01 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 20 sen, atau 0,3 persen, menjadi USD58,69 per barel, setelah turun 4,2 persen pada Rabu.
Harga Minyak Naik di Tengah Ketatnya Pasar Bahan Bakar“Harga minyak diperkirakan akan mendapat dukungan signifikan di sekitar USD60 per barel, terutama mengingat kemungkinan gangguan jangka pendek pada aliran ekspor Rusia setelah sanksi yang lebih ketat diberlakukan,” kata Kepala Tim Sektor Energi DBS Bank Suvro Sarkar dilansir dari Reuters, Jumat (14/11/2025).
Amerika Serikat (AS) telah memberlakukan sanksi terhadap Lukoil sebagai bagian dari upayanya untuk membawa Rusia ke meja perundingan mengenai Ukraina. Sanksi tersebut melarang transaksi dengan perusahaan Rusia tersebut setelah 21 November 2025.
Harga Minyak Naik, Pasar Menimbang Risiko Sanksi dan Kekhawatiran OversupplyKenaikan harga tertahan setelah laporan dari Badan Informasi Energi atau Energy Information Administration (EIA) menunjukkan kenaikan stok minyak mentah AS yang lebih besar dari perkiraan, sementara stok bensin dan distilat turun kurang dari perkiraan pada pekan lalu.
Stok minyak mentah naik 6,4 juta barel menjadi 427,6 juta barel pada pekan yang berakhir 7 November dibandingkan dengan perkiraan analis dalam jajak pendapat Reuters sebesar kenaikan 1,96 juta barel.
Harga Minyak Jatuh 4 Persen, Tertekan Laporan OPEC作者:14/11/2025 07:47 WIB,文章来源Idxchannel,版权归原作者所有,如有侵权请联系本人删除。
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发