Pemerintah Amerika Serikat (AS) berencana untuk membebaskan tarif masuk sejumlah produk makanan dan impor lainnya dari empat negara yakni Argentina, Ekuador, Guatemala, dan El Salvador. Dengan begitu negara-negara ini tak akan dikenakan tarif resiprokal Presiden Donald Trump.
Melansir Reuters, Jumat (14/11/2025), pembebasan tarif ini dilakukan usai Negeri Paman Sam menyelesaikan kesepakatan kerja sama dengan negara-negara Amerika Latin itu. Sebagai gantinya keempat negara ini akan memberikan perusahaan-perusahaan AS akses yang lebih besar ke pasar-pasarnya.
"Perjanjian tersebut diharapkan dapat membantu menurunkan harga kopi, pisang, dan bahan makanan lainnya," kata seorang pejabat senior pemerintahan Trump kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kerangka kerja yang melibatkan sebagian besar dari keempat negara tersebut harus diselesaikan dalam dua minggu ke depan," kata pejabat itu seraya menambahkan perjanjian tambahan diperkirakan mungkin dilakukan sebelum akhir tahun.
Meski begitu, AS tetap mempertahankan tarif 10% pada sebagian besar barang dari El Salvador, Guatemala, dan Argentina di luar perjanjian pembebasan komoditas tertentu. Sementara Ekuador akan tetap dikenakan tarif 15% untuk impor produk di luar perjanjian itu.
Pejabat di Argentina, El Salvador, Guatemala dan Ekuador turut menyambut baik kesepakatan tersebut.
Baca juga: Bos BI Bicara soal Ekonomi RI di Tengah Ketidakpastian Global |
Sebelumnya, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan pemerintah Negeri Paman Sam akan mengumumkan sebuah perjanjian "substansial" dalam beberapa hari mendatang yang akan menurunkan harga kopi, pisang, dan buah-buahan.
Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintahan Trump untuk menurunkan biaya hidup bagi warga Amerika, mengingat harga sejumlah komoditas mengalami kenaikan yang cukup signifikan usai kebijakan tarif resiprokal diberlakukan.
Di luar itu, pemerintahan Trump dikabarkan sedang mempertimbangkan pengecualian tarif lebih lanjut pada produk makanan impor seperti daging sapi dan jeruk untuk meredakan harga, termasuk dari negara-negara yang belum mencapai kesepakatan perdagangan dengan AS.
"Saat ini para pejabat AS juga sedang melakukan pembicaraan yang dengan negara-negara Amerika Tengah dan Selatan lainnya untuk bisa menyelesaikan lebih banyak kesepakatan perdagangan sebelum akhir tahun," kata pejabat tersebut,
Ia juga menambahkan bahwa pembicaraan perdagangan dengan Swiss dan Taiwan pada hari Kamis (13/11) kemarin juga cukup positif.
"Dengan semua kesepakatan ini, yang di Asia, yang kami umumkan hari ini, kami mempertahankan tarif, kami memberikan keringanan tarif untuk produk atau barang tertentu, tetapi pada saat yang sama, kami membuka pasar luar negeri dengan cara yang belum pernah dibuka sebelumnya," kata pejabat itu.
(igo/eds)作者:Ignacio Geordi Oswaldo -,文章来源detik_id,版权归原作者所有,如有侵权请联系本人删除。
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发