Pemerintah menargetkan semua Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) memiliki bangunan fisik atau gerai, mulai dari gudang hingga kendaraan pada Maret 2026. Pembangunan yang ditugaskan kepada PT Agrinas Pangan Nusantara memakan anggaran sebesar Rp 1,6 miliar per unit Kopdes.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan target itu merupakan perintah langsung oleh Presiden Prabowo Subianto karena tidak semua desa memiliki aset untuk dijadikan Kopdes Merah Putih.
"Insyaallah tahun depan di bulan Maret atau mungkin April itu akan terbentuk, akan selesai bangunan fisik seluruh 80.000 Koperasi Desa Merah Putih dan siap beroperasi. Jadi setiap desa memang Presiden mengharapkan akan ada fasilitas bangunan yang berisi gudang, gerai-gerai, dan juga kelengkapan kendaraan dan alat pengangkutan," kata dia dalam rapat dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (18/11/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Pemerintah Janji 82.707 Kopdes Punya Gudang-Kendaraan Maret 2026 |
Butuh Rp 1,6 M Bangun Setiap Kopdes
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota menilai biaya pembangunan satu unit Kopdes Merah Putih Rp 1,6 miliar merupakan angka ideal dibandingkan harus mengikuti indeks harga pada masing-masing daerah.
Jika dihitung untuk kebutuhan 82.707 Kopdes Merah Putih, maka anggaran pembangunan dapat mencapai Rp 137 triliun.
"Satu gedung KDMP ini kita menganggarkan Rp 1.658.000.000, kurang lebih sekitar Rp 2.938.000 per meter persegi untuk seluruh Indonesia," ungkapnya.
Menurutnya, jika berdasarkan pengajuan dari daerah, harganya sangat bervariasi dan akan lebih banyak anggaran yang dibutuhkan.
"Kalau menggunakan indeks untuk membangun gerai-gerai ini, itu kira-kira memerlukan anggaran sekitar Rp 600 triliun Karena di Papua itu anggaran per meternya itu sekitar Rp 24.000. Di daerah-daerah Sumatera atau di daerah-daerah NTT itu bisa sekitar Rp 12.000 di daerah-daerah tertentu. Hanya di Jawa yang sekitar Rp 1 juta," terangnya.
Desain Koperasi Desa Merah Putih Foto: Dok. YouTube Komisi VI DPR RI |
Pembangunan Sudah Dimulai
Dia mengatakan pembangunan telah dimulai sejak 17 Oktober 2025. Saat ini sebanyak 15.788 unit Kopdes Merah Putih yang sudah dibangun dari target 82.707 Kopdes.
"Desain atau denah dari gerai Kodes, bangunannya seluas 20x30, dengan membagi 6x17 itu akan digunakan sebagai gerai tokonya. Kemudian di dalam gerai toko itu ada juga 3,5x10 itu untuk klinik desa, di mana nanti bisa digunakan oleh dokter-dokter yang ada di desa. Selain itu juga ada gudang untuk pupuk sekitar 4x6, itu di luar daripada gudang untuk bahan-bahan pokok yang akan dijual," terangnya.
Saat ini telah ada 30.378 titik tanah yang siap dibangun Kopdes Merah Putih. Agrinas Pangan menargetkan pembangunan gerai Kopdes Merah Putih dapat mencapai 2.930 titik per hari.
Selain gerai, Agrinas Pangan juga akan menyediakan satu mobil truk, satu mobil pickup 4x4 serta dua motor roda 3 untuk operasional Kopdes Merah Putih. Adapun jumlah Kopdes Merah Putih yang telah berbadan hukum mencapai 82.707 unit.
Baca juga: Minta Himbara Kucurkan Pinjaman demi Kopdes, Purbaya: Tak Perlu Takut |
Desain Kopdes Merah Putih Diragukan
Wakil Ketua Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Nurdin Halid mempertanyakan apakah semua Kopdes Merah Putih akan dibangun sesuai yang telah didesain. Ia meragukan karena khawatir desain tersebut tidak merata untuk 80.000 Kopdes Merah Putih.
Menurut dia, dengan desain yang dibuatkan Agrinas Pangan cocok untuk ditempatkan pada daerah Jawa. Namun, untuk daerah yang tidak banyak masyarakatnya diusulkan berbeda agar tidak dialihfungsikan jika penjualan Kopdes Merah Putih sepi pembeli.
"Untuk seluruh Jawa bisa karena penduduknya banyak, kelurahan banyak ini cocok. Tetapi Kalimantan, Papua, Sulawesi, mohon dipertimbangkan," lanjutnya.
Kemudian Ferry Juliantono memastikan desain Kopdes akan menyesuaikan daerah atau desa. Namun saat ini tengah diprioritaskan pembangunan pada tanah yang telah siap dibangun.
"Saat ini diprioritaskan yang tunggal, standarnya untuk tanah tanah yang sudah siap, nanti ketika Januari-Februari menyesuaikan kondisi desa," ucapnya.
作者:Aulia Damayanti -,文章来源detik_id,版权归原作者所有,如有侵权请联系本人删除。
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。


暂无评论,立马抢沙发