IKM Furnitur Didorong Garap Pasar Ekspor Nontradisional

avatar
· 阅读量 4,280

Pasardana.id – Di tengah dinamika perdagangan global dan kebijakan tarif baru dari sejumlah negara mitra, Pemerintah berencana untuk terus memperkuat daya saing industri furnitur nasional.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui berbagai program pembinaan dan perluasan pasar, menargetkan pelaku industri kecil dan menengah (IKM) mampu menembus pasar nontradisional serta beradaptasi dengan perubahan regulasi internasional.

Terbaru, Kemenperin tengah mendorong IKM furnitur untuk merambah pasar nontradisional, sebagai strategi menghadapi ketidakpastian global.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, sektor furnitur memiliki kontribusi kuat terhadap perekonomian nasional.

“Industri furnitur merupakan salah satu sektor hilir padat karya yang memberikan nilai tambah tinggi bagi perekonomian nasional. Pada triwulan III tahun 2025, sektor ini berkontribusi 0,92 persen terhadap PDB nonmigas,” ujarnya, beberapa hari lalu.

Agus mengatakan, nilai ekspor furniture juga menunjukkan tren yang positif.

Hingga triwulan II-2025, ekspornya mencapai 0,92 miliar Dolar AS, sedikit meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Adapun Amerika Serikat masih menjadi pasar terbesar dengan capaian 54,6 persen,” ucapnya.

Selain furnitur, industri kerajinan juga ikut tumbuh dengan nilai ekspor 173,49 juta Dolar AS pada periode yang sama, naik 9,11 persen secara tahunan.

Agus menyebut, pertumbuhan ini tak lepas dari kreativitas pelaku usaha serta keunggulan bahan baku lokal.

“Sektor furnitur dan kerajinan Indonesia bukan hanya menunjukkan kreativitas dan keterampilan, tetapi juga mengangkat keunggulan sumber daya lokal,” ujarnya.

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest