Wall Street Dibuka Menguat, Pelaku Pasar Optimistis The Fed Pangkas Suku Bunga

avatar
· 阅读量 4,557
Wall Street Dibuka Menguat, Pelaku Pasar Optimistis The Fed Pangkas Suku Bunga
Wall Street Dibuka Menguat, Pelaku Pasar Optimistis The Fed Pangkas Suku Bunga (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Indeks utama Wall Street dibuka menguat pada perdagangan Jumat (29/11) waktu setempat. Gangguan teknis di platform CME Group sempat menghentikan perdagangan kontrak berjangka selama beberapa jam.

Indeks S&P 500 tercatat naik 16 poin atau 0,2 persen. Nasdaq Composite menguat 88 poin atau 0,4 persen, sementara Dow Jones Industrial Average bertambah 99 poin atau 0,2 persen.

Perdagangan hari ini berlangsung setelah Wall Street libur pada Kamis (27/11), karena perayaan Thanksgiving.

CME Group memastikan seluruh pasar berjangka kembali dibuka dan berfungsi normal. Dalam pernyataannya, CME menjelaskan bahwa gangguan tersebut disebabkan oleh cooling down terhadap pusat data utama, yang berdampak pada berbagai kontrak mulai dari saham, obligasi, minyak mentah hingga emas.

Kinerja positif di awal sesi juga ditopang meningkatnya keyakinan pelaku pasar bahwa The Fed akan kembali menurunkan suku bunga pada pertemuan 9–10 Desember mendatang.

The Fed diproyeksikan memangkas 25 basis poin. Peluang tersebut mencapai sekitar 85 persen berdasarkan CME FedWatch, dilansir Investing, Jumat (28/11/2025).

Meskipun beberapa pejabat The Fed menyerukan agar suku bunga tetap bertahan di kisaran 3,75 sampai 4 persen akibat minimnya data ekonomi terbaru, sebagian lainnya mendorong langkah pemangkasan untuk menopang pasar tenaga kerja

Sebagai catatan, The Fed sebelumnya memangkas suku bunga pada September dan Oktober. Sentimen juga terpacu oleh kabar bahwa penasihat ekonomi Gedung Putih, Kevin Hassett, disebut menjadi kandidat terdepan pengganti Gubernur Fed Jerome Powell.

Pasar menilai sosok yang lebih dovish berpotensi selaras dengan dorongan Presiden Donald Trump untuk menurunkan suku bunga secara agresif.

Fokus investor kini mulai mengarah ke rilis indeks pengeluaran konsumsi pribadi (PCE), sebagai indikator inflasi favorit The Fed, yang dijadwalkan keluar 5 Desember.


(kunthi fahmar sandy)

Baca Juga:
Wall Street Dibuka Menguat, Pelaku Pasar Optimistis The Fed Pangkas Suku Bunga Prabowo Bentuk Satgas Khusus Darurat Jembatan

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest