Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Berbalik Menguat Jelang Rilis Data Penting

avatar
· 阅读量 198

JAKARTA, investor.id -Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berbalik menguat pada Selasa (9/12/2025) siang. Penguatan ini seiring investor wait and see jelang rilis data indeks kepercayaan konsumen Indonesia.
Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 11.06 WIB di pasar spot exchange, nilai tukar rupiah hari ini melemah sebesar 30 poin (0,18%) ke level Rp 16.665 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat turun 0,05% di level 99,04.
Sedangkan pada perdagangan Senin (8/12/2025), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah 47 poin di level Rp 16.695.
Dikutip dari Antara, analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan kurs rupiah berpotensi menguat seiring investor wait and see jelang rilis data indeks kepercayaan konsumen Indonesia.
"Nilai tukar rupiah diperkirakan akan datar terhadap dolar AS dengan kecenderungan menguat terbatas. Investor wait and see mengantisipasi rilis data indeks kepercayaan konsumen Indonesia yang diperkirakan akan sedikit lebih tinggi," ucapnya.
Pada Oktober 2025, Bank Indonesia mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) berada pada level optimistis (indeks >100) sebesar 121,2, lebih tinggi dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 115.
Data Keyakinan Konsumen
Keyakinan konsumen pada bulan tersebut ditopang peningkatan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang masing-masing tercatat sebesar 109,1 dan 133,4, lebih tinggi dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 102,7 dan 127,2.
Untuk November 2025, lanjutnya, IKK diperkirakan akan naik dari 121,2 menjadi 122. Sentimen lain terhadap rupiah berasal dari perkiraan The Fed akan memangkas suku bunga 25 basis points (bps) pada pertemuan Federal Open Market Committee ( FOMC ) pekan ini.
"Indeks dolar AS terpantau datar oleh antisipasi FOMC besok. The Fed diperkirakan akan memangkas suku bunga 25 bps, namun akan memberikan pernyataan hawkish akan prospek pemangkasan ke depannya," tutup Lukman.

Sumber : investor.id

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest