Ipotnews - Sebagian besar mata uang emerging market Asia bergerak mendatar jelang akhir sesi perdagangan hari ini, Rabu (10/12). Indeks saham Asia bergerak lesu, cenderung turun, karena investor menanti prospek kebijakan Federal Reserve AS untuk 2026.
Rupiah Indonesia melemah di tengah laporan bahwa kesepakatan dagang dengan Amerika Serikat berisiko batal. Numin indeks saham rebound, setelah ditutup turun pada sesi perdagangan kemarin.
Laman Reuters melaporkan, selepas pukul 15:00 WIB, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah hingga 0,2% ke level 16.693 per dolar. Rupiah telah turun sekitar 3,5% sepanjang tahun ini, menjadikannya salah satu yang berkinerja terburuk di Asia.
Seorang pejabat AS menyatakan bahwa perjanjian dagang yang dicapai dengan Indonesia pada Juli lalu, terancam gagal setelah Jakarta diduga menarik kembali beberapa komitmennya. Menanggapi hal itu, seorang pejabat Pemerintah Indonesia mengatakan bahwa pembicaraan tarif masih berlangsung dan belum ada masalah spesifik yang muncul selama negosiasi.
Sentimen investor terhadap aset Indonesia tetap positif, ditopang oleh dukungan pemerintah yang lebih kuat, termasuk stimulus sebesar Rp16,23 triliun, suplai likuiditas ke bank-bank BUMN , serta prospek pertumbuhan yang membaik.
Indeks saham IHSG , yang dalam dua minggu terakhir mencetak banyak rekor tertinggi, melanjutkan kenaikan 0,3%.
"Saya percaya pasar lebih kebal terhadap isu kesepakatan dagang tersebut kecuali ada kejelasan lebih lanjut mengenai potensi dampaknya," kata Ernest Chew, Kepala Riset Saham ASEAN di BNP Paribas Asset Management.
"Investor tetap positif terhadap Indonesia karena kondisi domestik masih menjadi penopang utama," imbuhnya seperti dikutip Reuters.
Di pasar saham lainnya, indeks saham Malaysia dan Singapura masing-masing turun 0,3% dan 0,2%.
Dengan pasar memperkirakan lebih dari 89% peluang pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 25 bps pada hari ini, fokus kini tertuju pada prospek kebijakan 2026.
Rapat kebijakan The Fed pekan ini menjadi salah satu yang paling diperdebatkan dalam beberapa tahun terakhir. Lima dari 12 anggota FOMC telah menyuarakan penolakan atau keraguan terhadap pelonggaran lanjutan.
Di tempat lain, won Korea Selatan pulih dari pelemahan awal dan diperdagangkan stabil, sementara saham Seoul turun tipis 0,2%.
Seorang anggota dewan bank sentral Korea Selatan mendesak otoritas valas untuk menahan pelemahan won, memperingatkan bahwa hal itu bisa memicu kembali inflasi dan menggerus daya beli rumah tangga.
Sementara itu, ringgit Malaysia turun tipis kurang dari 0,1%, sementara peso Filipina tercatat sedikit menguat. Baht Thailand sedikit melemah ketika bursa saham tidak beroperasi karena hari libur nasional.
Asia stock indexes and currencies at 0727 GMT
Country | FX Daily % | FX YTD % | Stocks Daily % | Stocks YTD % |
Japan | +0.11 | +0.32 | -0.10 | 28.74 |
China | +0.01 | +3.35 | -0.23 | 16.37 |
India | -0.14 | -4.88 | -0.25 | 9.01 |
Indonesia | -0.15 | -3.57 | 0.31 | 22.66 |
Malaysia | -0.05 | +8.58 | -0.25 | -1.96 |
Philippines | +0.03 | -1.87 | -0.28 | -8.71 |
South Korea | -0.04 | +0.12 | -0.21 | 72.33 |
Singapore | +0.12 | +5.38 | -0.15 | 18.98 |
Taiwan | +0.11 | +5.13 | 0.77 | 23.29 |
Thailand | -0.05 | +7.74 | - | -9.31 |
Sumber : admin
作者:indopremier_id,文章来源indopremier_id,版权归原作者所有,如有侵权请联系本人删除。
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。
喜欢的话,赞赏支持一下

暂无评论,立马抢沙发