IDXChannel - Bursa saham Asia bergerak beragam pada Kamis (11/12/2025) seiring investor menimbang pemangkasan suku bunga terbaru dari Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat (AS) dan menilai kembali daya tahan reli terkait kecerdasan buatan (AI).
Menurut data pasar, pukul 09.34 WIB, Hang Seng Hong Kong naik 0,40 persen, KOSPI Korea Selatan terkerek 0,19 persen, ASX 200 Australia tumbuh 0,33 persen, dan STI Singapura terapresiasi 0,50 persen.
FOLK Perkuat Ekosistem Bisnis Lewat Private Placement 394,8 Juta SahamBerbeda, Nikkei 225 Jepang turun 0,57 persen, Topix tergerus 0,38 persen, dan Shanghai Composite melemah 0,10 persen.
Sentimen AI semakin tertekan setelah Oracle merosot lebih dari 11 persen pada sesi perdagangan setelah jam bursa akibat kinerja kuartalan yang mengecewakan, memicu kembali kekhawatiran tentang keberlanjutan belanja terkait AI.
Masuk Fase Sunset, Begini Strategi Pemerintah Bangkitkan Industri Tekstil Wall Street Hijau
Indeks-indeks saham utama di Wall Street menguat pada Rabu, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS melemah setelah Federal Reserve (The Fed) memangkas suku bunga sesuai perkiraan dan investor tetap berharap ada penurunan lanjutan, meski bank sentral memberi sinyal bahwa pemangkasan kemungkinan jeda untuk sementara.
作者:11/12/2025 09:43 WIB,文章来源Idxchannel,版权归原作者所有,如有侵权请联系本人删除。
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发