Sinyal Dovish The Fed Guncang Market, Greenback Bangkit Lagi

avatar
· 阅读量 253
  • Dolar stabil di tengah risk-off global meski gagal pulih penuh setelah the Fed memberi sinyal dovish.
  • Mata uang lain bergerak variatif: Euro dekati USD1,17, sterling sentuh 1,5 bulan tertinggi, yen stabil di 156,07 per dolar.
  • US Treasury dan imbal hasil turun, the Fed mulai membeli T-bill USD40 miliar.

Ipotnews -- Dolar AS menemukan dukungan di tengah suasana risk-off global, Kamis, tetapi gagal memulihkan sebagian besar kerugian setelah Federal Reserve memberikan sinyal yang lebih dovish dari perkiraan pasar.
Investor melepas aset berisiko seperti saham dan mata uang crypto setelah laporan keuangan Oracle, raksasa cloud computing Amerika Serikat, mengecewakan pasar, memicu kekhawatiran lonjakan biaya infrastruktur kecerdasan buatan (AI) bisa melebihi profitabilitas perusahaan.
Tekanan ini membantu menahan kejatuhan dolar sebagai aset safe-haven, yang sebelumnya sempat tertekan setelah pernyataan Chairman Fed Jerome Powell mengejutkan sebagian investor yang mengantisipasi nada lebih hawkish, demikian laporan  Reuters,  di Singapura, Kamis (11/12).
Dolar Australia ikut tertekan, melorot 0,7% ke USD0,6629, sementara dolar Selandia Baru melemah 0,44% menjadi USD0,5791.
Pada penutupan rapat kebijakan dua hari Rabu, the Fed memangkas suku bunga 25 basis poin sesuai ekspektasi. Nick Rees, Kepala Riset Makro Monex Europe, menyebutkan, "Intinya adalah nada dovish dalam komentar yang menyertai pemangkasan serta konferensi pers Chairman Powell."
Hal ini mendorong investor untuk melakukan short terhadap dolar, berspekulasi pada dua pemangkasan suku bunga tambahan tahun depan, berlawanan dengan ekspektasi median prumus kebijakan yang hanya memperkirakan pengurangan satu perempat poin persentase.
Euro menguat ke atas level kunci USD1,17 dan mendekati puncak dua bulan di USD1,1707 pada awal sesi Asia, sebelum sedikit melemah menjadi USD1,1686.
Poundsterling menyentuh level tertinggi 1,5 bulan di USD1,3391, meski terakhir turun 0,17% ke posisi USD1,3360. Yen relatif stabil di 156,07 per dolar.
Indeks Dolar (Indeks DXY), ukuran greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, naik 0,1% menjadi 98,74, setelah sebelumnya menyentuh level terendah sejak 21 Oktober.
"Masih ada ruang untuk pemangkasan suku bunga di 2026, terutama jika pasar tenaga kerja lebih lemah dari perkiraan the Fed," kata Tai Hui, analis J.P. Morgan Asset Management.
US Treasury menarik permintaan setelah the Fed mengumumkan akan mulai membeli obligasi pemerintah jangka pendek mulai 12 Desember untuk mengelola likuiditas pasar, dengan putaran awal sekitar USD40 miliar dalam Treasury bills. "Waktu dan besaran pembelian T-bill yang lebih awal mengejutkan investor," kata analis Societe Generale.
Imbal hasil US Treasury bertenor dua tahun turun 3,5 basis poin menjadi 3,5300%, sementara yield 10 tahun menyusut 4 basis poin jadi 4,1215%. Harga obligasi bergerak berlawanan arah dengan imbal hasil. (Reuters/AI)

Sumber : Admin

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest