- Meksiko Pasang Tarif
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan kebijakan bea masuk hingga 50% yang akan diterapkan oleh Meksiko tidak berdampak terhadap perdagangan Indonesia. Menurut Airlangga, Indonesia tidak ketergantungan dari Meksiko.
"Kalau itu kan terhadap barang yang masuk ke Meksiko. Jadi, buat Indonesia itu enggak (berdampak). Kita tidak impor dari Meksiko," ujar Airlangga di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (12/12/2025).
Oleh karena itu, Airlangga menyebut belum ada rencana melakukan negosiasi tarif, seperti yang sedang dilakukan dengan Amerika Serikat (AS). "Belum ada (negosiasi)," jelasnya.
Baca juga: RI Mau Gertak Meksiko, Wah Ada Apa Nih? |
Meksiko Pasang Tarif
Sebagai informasi, Meksiko akan mengenakan tarif impor hingga 50% untuk lebih dari 1.400 jenis produk. Tarif ini akan berlaku untuk negara yang tidak memiliki perjanjian perdagangan bebas (FTA) dengan Meksiko, termasuk Thailand, India, dan Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari BBC, tarif baru tersebut telah disetujui oleh Parlemen Meksiko dengan tujuan melindungi serta mendorong produksi dalam negeri Meksiko. Bea masuk ini mulai berlaku pada 2026 dan menyasar produk, seperti logam, mobil, pakaian, dan peralatan rumah tangga. Kebijakan ini akan mempengaruhi ratusan produk impor yang sebagian besar berasal dari China.
Langkah ini muncul di tengah Meksiko bernegosiasi dengan Amerika Serikat (AS). Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan bea masuk yang tinggi pada Meksiko, termasuk tarif 50%. Trump juga mengancam akan mengenakan tarif baru 5% pada Meksiko karena menuduh negara itu melanggar perjanjian lama mengenai akses air untuk petani Amerika dari anak sungai Rio Grande.
(rea/ara)作者:Retno Ayuningrum -,文章来源detik_id,版权归原作者所有,如有侵权请联系本人删除。
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

暂无评论,立马抢沙发