Bursa saham EM Asia Cenderung Melemah Jelang Keputuan Suku Bunga Bank Sentral

avatar
· 阅读量 941
  • Bursa saham emerging market Asia melemah, indeks MSCI EM Asia turun 1,6% ke level terendah sejak 25 November akibat sikap hati-hati investor menjelang keputusan kebijakan bank sentral.
  • Saham teknologi menekan pasar, ditandai anjloknya Kospi Korea Selatan dan Taiex Taiwan, sementara pergerakan bursa Asia Tenggara juga cenderung sedikit berkurang dan IHSG melemah tipis.
  • Perhatian pasar tertuju pada rapat kebijakan moneter di kawasan, di tengah tekanan mata uang Asia

Ipotnews - Bursa saham  emerging market  Asia cenderung melemah menjelang akhir sesi perdagangan hari ini, Selasa (16/12). Investor mengurangi risiko menjelang keputusan kebijakan, rilis data ekonomi AS, dan libur akhir tahun.
Laman Reuters melaporkan, sekitar pukul 15:00 WIB, indeks MSCI saham EM Asia anjlok 1,6% ke posisi terendah sejak 25 November. Sebagian besar pasar regional bergerak dalam kisaran sempit.
Indeks Kospi, Korea Selatan dan Taiex, Taiwan yang sarat saham teknologi anjlok sekitar 2,3% dan 1,8%, di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap prospek jangka panjang perusahaan terkait AI. Indeks saham dua negara ini menyumbang lebih dari sepertiga bobot indeks MSCI yang lebih luas.
Saham pembuat chip Korea Selatan Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing terperosok 2% dan 4,3%, sementara produsen baterai LG Energy Solution ambles 6,4%.
Taiex Taiwan turun ke level terendah sejak 1 Desember, tertekan oleh produsen chip kontrak TSMC yang anjlok 1,7%.
Di Asia Tenggara, Indeks Straits Times (STI) Singapura sempat menembus level penting 4.600 untuk pertama kalinya, namun berbalik arah dan diperdagangkan melemah 0,2% menjelang penutupan pasar.
Sementara itu, indeks saham Vietnam berhasil memangkas kerugian sebelumnya dan melompat 2,6% pada sesi perdagangan, sedangkan indeks KLCI Malaysia naik 0,2%.
IHSG sedikit melemah, namun masih berada sekitar 133 poin di bawah rekor tertingginya sepanjang masa di posisi 8.776,970.
Fokus pasar tertuju pada rapat kebijakan moneter terakhir tahun ini di Taiwan, Indonesia, dan Thailand. Para ekonom memperkirakan suku bunga Indonesia dan Taiwan tidak berubah, sementara Bank Thailand diperkirakan memangkas suku bunga 25 basis poin untuk mendukung pertumbuhan.
Bank Indonesia diperkirakan akan mempertahankan suku bunga, "langkah yang seharusnya membatasi dampak signifikan terhadap pasar," kata analis Maybank dalam sebuah catatan.
"Permintaan dolar AS yang secara musiman tinggi menjelang akhir tahun, normalisasi kurva operasi pasar terbuka, serta kabar terbaru mengenai hambatan negosiasi perdagangan AS-Indonesia mengharuskan respons kebijakan moneter yang lebih berhati-hati," tulis Aldian Taloputra, ekonom senior Indonesia di Standard Chartered, seperti dikutip Reuters.
Mata uang kawasan umumnya tertekan terhadap dolar AS. Dolar Taiwan, won Korea Selatan, dan rupiah Indonesia masing-masing turun hingga 0,4%.
Ringgit Malaysia menguat 0,2% ke level terkuat sejak awal Maret 2021.
Sementara itu, bank sentral Thailand telah mengambil langkah untuk mengatasi penguatan baht, kata Gubernur Vitai Ratanakorn sebelumnya.
Baht telah menguat sekitar 9% terhadap dolar AS sepanjang tahun ini, menjadikannya salah satu mata uang EM dengan kinerja terbaik. Pada hari itu, baht turun 0,2%. (Reuters)
 Asia stock indexes and currencies at 0715 GMT 

Country

FX Daily %

FX YTD %

Stocks Daily %

Stocks YTD %

Japan

+0.17

+1.44

-1.56

23.78

China

+0.07

+3.64

-1.11

14.11

India

-0.25

-5.87

-0.47

9.55

Indonesia

-0.19

-3.61

-0.12

22.03

Malaysia

+0.17

+9.43

0.15

0.23

Philippines

+0.12

-1.28

-0.04

-7.25

South Korea

-0.43

-0.18

-2.24

66.67

Singapore

-0.06

+5.80

-0.11

21.03

Taiwan

-0.41

+4.04

-1.19

19.54

Thailand

-0.17

+8.87

-0.99

-9.95

Sumber : admin

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest