Saham Eropa Cetak Rekor Tertinggi, Bank dan Pertahanan Jadi Mesin Penggerak Akhir Tahun

avatar
· 阅读量 5,335
  • Saham Eropa mencetak rekor tertinggi, dipimpin sektor pertahanan dan perbankan, dengan STOXX 600 naik 0,4% dan kinerja tahunan terbaik sejak 2021.
  • Sektor perbankan dan pertahanan melonjak tajam sepanjang 2025, masing-masing naik 65% dan hampir 60%, didukung lingkungan suku bunga dan valuasi yang masih menarik.
  • Sentimen pasar membaik berkat harapan pemangkasan suku bunga The Fed, stabilitas kebijakan ECB, serta dukungan Uni Eropa terhadap pembiayaan Ukraina.

Ipotnews - Saham-saham Eropa ditutup pada rekor tertinggi pada Jumat 19/12) akhir pekan ini, didorong oleh penguatan saham sektor pertahanan dan asuransi, seiring meningkatnya optimisme investor menjelang berakhirnya tahun setelah aksi jual yang terjadi pada awal pekan ini.
Indeks saham acuan pasar saham Eropa, STOXX 600 naik 0,4% ke level 587,50, sehari setelah mencatat kinerja harian terbaiknya dalam lebih dari tiga pekan, dan mengakhiri pekan ini dengan kenaikan 1,7%.
Indeks tersebut berada di jalur untuk mencatatkan kinerja tahunan terbaik sejak 2021, didukung oleh penurunan suku bunga serta langkah investor global yang melakukan diversifikasi dari saham teknologi Amerika Serikat yang dinilai sudah terlalu mahal.
Pasar utama di kawasan Eropa juga ditutup menguat, dengan Indeks DAX Jerman naik 0,4% dan Indeks FTSE 100 London menguat 0,6%.
Saham sektor kedirgantaraan dan pertahanan memimpin penguatan sektoral, sementara saham perbankan utama naik 0,8%. Saham bank Inggris seperti Standard Chartered, Barclays, dan HSBC masing-masing menguat antara 0,9% hingga 1,4%.
Indeks perbankan telah melonjak 65% sepanjang tahun ini, sementara sektor pertahanan mencatatkan kenaikan hampir 60%.
"Perbankan menjadi pemenang terbesar tahun ini dan kami percaya mereka akan kembali menjadi pemenang tahun depan," ujar Robert Schramm-Fuchs, manajer portofolio saham Eropa di Janus Henderson. Ia menambahkan bahwa saham bank di Eropa masih diperdagangkan di bawah valuasi historisnya.
"Hal ini tidak masuk akal, mengingat lingkungan yang sangat mendukung bagi perbankan, termasuk posisi modal yang berlebih dan kurva imbal hasil yang curam," katanya.
Saham barang konsumsi pribadi dan rumah tangga serta saham ritel menjadi penekan utama pasar. Saham Puma, Adidas, dan JD Sports masing-masing turun antara 1,2% hingga 3,5% setelah pesaing mereka, Nike, anjlok akibat dampak lemahnya penjualan di China terhadap kinerja kuartalannya.
Pasar saham sempat bangkit pada Kamis setelah dua hari mengalami tekanan akibat pelemahan saham teknologi, seiring perlambatan inflasi konsumen Amerika Serikat yang tidak terduga memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve, sementara Bank Sentral Eropa tetap mempertahankan sikap hawkish.
"Kita sempat melihat sedikit gejolak menjelang akhir tahun dalam beberapa pekan terakhir," kata Daniela Hathorn, analis pasar senior di Capital.com. "Sebagian besar tekanan terjadi akibat kelebihan investasi, dengan munculnya kesadaran bahwa perusahaan teknologi ini mungkin tidak mampu menghasilkan pertumbuhan sebesar yang telah diperhitungkan dalam beberapa tahun ke depan."
Saham operator kapal pesiar Carnival yang tercatat di London menjadi penguat terbesar pada hari itu, melonjak 16,6% dan menempati posisi teratas di STOXX 600 setelah perusahaan tersebut menyampaikan proyeksi laba tahunan yang optimistis serta kembali membagikan dividen kuartalan.
Keputusan Uni Eropa untuk mendanai pinjaman ke Ukraina melalui penerbitan utang disambut positif oleh pasar, menurut para analis, setelah disetujuinya penggunaan utang bersama tanpa harus menempuh rencana yang berpotensi memicu sengketa hukum terkait pemanfaatan aset Rusia.
(reuters/AI)

Sumber : admin

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest