- Emas & perak cetak rekor: Emas spot +2,2% ke USD4.434/ons, perak tembus level tertinggi sepanjang masa.
- Pemicu utama: Lonjakan permintaan aset aman akibat ketegangan Amerika-Venezuela dan pelemahan dolar AS.
- Outlook bullish: Didukung spekulasi pemangkasan suku bunga AS, pembelian bank sentral, dan defisit pasokan perak.
Ipotnews - Harga emas melambung lebih dari 2% dan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa, Senin, didorong meningkatnya permintaan aset aman seiring memanasnya ketegangan antara Amerika dan Venezuela. Perak juga mengikuti reli tersebut dengan menyentuh level tertinggi sepanjang sejarah.
Emas spot melesat 2,2% menjadi USD4.434,26 per ons pada pukul 01.54 WIB, setelah sebelumnya menyentuh rekor intraday di USD4.441,92 per ons, demikian laporan Reuters, di Bengaluru, Senin (22/12) atau Selasa (23/12) dini hari WIB.
Sementara itu, harga emas berjangka Amerika Serikat untuk kontrak pengiriman Februari ditutup menguat 1,9% menjadi USD4.469,40 per ons.
Analis Nemo.Money menilai dukungan jangka pendek bagi harga emas datang dari meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Venezuela. Menurutnya, harga emas yang dalam beberapa sesi terakhir bergerak tepat di bawah rekor tertinggi kini menembus level tersebut seiring momentum bullish yang kuat, terutama di tengah volume perdagangan yang relatif tipis pada periode liburan. "Target berikutnya yang dibidik pelaku pasar adalah level psikologis USD5.000 per ons tahun depan," katanya.
Ketegangan geopolitik meningkat setelah Presiden AS Donald Trump pekan lalu mengumumkan "blokade" terhadap seluruh kapal tanker minyak yang berada di bawah sanksi dan keluar-masuk Venezuela. Kebijakan tersebut meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap stabilitas geopolitik dan pasokan energi global.
Sentimen positif bagi emas juga datang dari spekulasi kebijakan moneter Amerika Serikat. Dilaporkan CNBC , Trump berpeluang menunjuk Chairman Federal Reserve yang baru paling cepat awal Januari, menggantikan Jerome Powell yang dijadwalkan pensiun pada pertengahan 2026. Pasar mencermati perkembangan ini di tengah ekspektasi bahwa calon ketua baru kemungkinan sejalan dengan dorongan Trump untuk pemangkasan suku bunga lebih lanjut.
Sebagai aset lindung nilai, logam kuning cenderung menguat pada periode ketidakpastian geopolitik dan ekonomi. Sepanjang 2025, harga emas meroket lebih dari 69%, mencatatkan kenaikan tahunan terbesar sejak 1979. Kenaikan tersebut ditopang oleh pembelian agresif bank sentral, arus dana safe haven, serta lingkungan suku bunga yang lebih rendah.
Harga perak spot turut melejit 1,9% menjadi USD68,40 per ons, setelah sempat menyentuh rekor baru di USD69,44 per ons. Secara year to date, harga perak melompat lebih dari 136%.
Analis Macquarie menyebut reli perak didorong oleh defisit pasokan-permintaan yang persisten serta meningkatnya permintaan impor di India selama musim perayaan. Mereka memperkirakan harga perak akan rata-rata berada di kisaran USD57 per ons pada 2026.
Pelemahan dolar AS turut mendukung penguatan logam mulia. Indeks Dolar (Indeks DXY) melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, membuat harga emas dan perak yang berdenominasi greenback menjadi lebih terjangkau bagi pembeli global.
Kenaikan harga juga meluas ke logam mulia lainnya. Platinum melonjak 5,4% menjadi USD2.079 per ons, level tertinggi dalam lebih dari 17 tahun, sementara paladium naik 2,1% ke USD1.748,84 per ons, mendekati posisi puncak dalam hampir tiga tahun terakhir. (Reuters/AI)
Sumber : Admin
作者:indopremier_id,文章来源indopremier_id,版权归原作者所有,如有侵权请联系本人删除。
风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。
喜欢的话,赞赏支持一下

暂无评论,立马抢沙发