OJK Panggil Indodax Buntut Kasus Dana Member Lenyap

avatar
· 阅读量 298
OJK Panggil Indodax Buntut Kasus Dana Member Lenyap
Ilustrasi.Foto: Grandyos Zafna
Jakarta

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen Indodax terkait kasus lenyapnya dana member. Pemanggilan manajemen Indodax dilakukan oleh pengawas di sektor Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto.

"Sudah kita panggil. Sudah kita fasilitasi," ungkap Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi, kepada wartawan di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (2/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, OJK meminta Indodax untuk melakukan penelusuran terhadap hilangnya dana member. Pasalnya saat ini masih terdapat dua versi hilangnya dana milik member Indodax.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Ramai Dugaan Dana Member Lenyap, Indodax Buka Suara

Hasan mengatakan, Indodax telah memastikan tidak ada aset nasabah yang dirugikan. Manajemen Indodax juga disebut koperatif terhadap proses penyelesaian kasus yang tengah berlangsung. Namun, ia tak menyebut berapa total dana member yang hilang.

ADVERTISEMENT

"Kelihatannya sedang ditelusuri oleh manajemen Indodax, sebetulnya terkait dengan apa gitu ya. Nah nanti kita dengerin hasilnya nanti, kita sampaikan kalau sudah ada kejelasan. Karena masih ada dua versi kan, dari sisi nasabah maupun dari sisi pengurus Indodax, tapi sudah kita panggil kemarin," imbuhnya.

Sebagai informasi, Indodax menegaskan kasus hilangnya dana member terjadi akibat faktor eksternal, seperti phishing, malware, atau metode social engineering yang menargetkan perangkat maupun kredensial pribadi pengguna. Meski begitu Indodax berkomitmen untuk mendampingi member terdampak.

CEO Indodax, William Sutanto, mengaku telah menghubungi member terdampak satu per satu untuk melakukan penelusuran lanjutan dengan kronologi masing-masing kasus. Menurutnya, isu keamanan akun menjadi hal yang sensitif dan perhatian utama pengguna platform investasi aset kripto.

"Keamanan pengguna selalu menjadi prioritas kami. Dari hasil penelusuran awal, indikasi yang muncul mengarah pada akses ilegal dari faktor eksternal. Meski demikian, kami tetap berkomitmen untuk mendampingi para member yang terdampak dan menindaklanjuti setiap kasus secara menyeluruh," jelasnya dalam keterangan tertulis, Senin (29/12/2025).

Saksikan Live DetikSore :

(ahi/hns)

风险提示:本文所述仅代表作者个人观点,不代表 Followme 的官方立场。Followme 不对内容的准确性、完整性或可靠性作出任何保证,对于基于该内容所采取的任何行为,不承担任何责任,除非另有书面明确说明。

喜欢的话,赞赏支持一下
回复 0

暂无评论,立马抢沙发

  • tradingContest